Login
Language
Halo BCA 1500888 tkn 9
Close
Close

News

12 June 2019

Daily News

Wednesday, 12 June 2019

13:42 PM - Source : news.iqplus.info

BEKRAF DORONG PALEMBANG MASUK EMPAT BESAR KOTA KREATIF

62133904

IQPlus, (12/06) - Badan Ekonomi Kreatif mendorong Pemerintah Kota Palembang masuk empat besar kota kreatif dengan terus mengembangkan sektor ekonomi kreatif agar menjadi teladan kabupaten/kota lainnya.

"Kota Palembang saat ini sudah masuk 10 besar dari 55 kota/kabupaten yang sudah kami 'uji petik', maka kami mendorong agar Palembang dapat tembus ke empat besar agar ekonomi kreatif atau ekraf memberikan kontribusi lebih untuk pembangunan daerah," kata Kepala Sub Direktorat Pengembangan Kota Kreatif Deputi Insfrastruktur Bekraf, Slamet Aji Pamungkas saat FGD di Palembang, Rabu.

Menurutnya, Kota Palembang masuk 10 besar karena ada upaya Pemkot mengembangkan hasil 'uji petik' atau penilaian yang telah dilakukan Bekraf mengenai potensi ekraf, selain itu Palembang memiliki merek yang kuat terutama kuliner pempek.

Ekonomi kreatif diharapkan menjadi tulang punggung pembangunan daerah karena sektor ekonomi yang mengandalkan sumber daya alam mayoritas dijual dalam bentuk mentah ,sehingga tidak dapat dipotensikan terus menerus.

Sebagai contoh, kata dia, di Kota Palembang geliat ekraf sangat terlihat dengan menjamur nya kafe atau kedai kopi lokal yang kompetitif bersaing dengan kafe merek-merek luar negeri, hal tersebut mengindikasikan aktualisasi ide kreasi bahan mentah mulai berkembang.

"Selama ini kopi di ekspor dalam bentuk mentah ke luar negeri, balik lagi ke Indonesia bentuknya matang tapi mahal, ini kan aneh, maka sekarang pemerintah mengarahkan masyarakat bisa mengolah kopi sendiri dan menjualnya, ada ide yang diimplementasikan," ujar Slamet.

Slamet mengingatkan jika masuknya Palembang ke empat besar nanti bukanlah tujuan akhir, namun itu sarana untuk mengimplementasikan ekonomi kreatif sebagai intrumen kesejahteraan masyarakat setempat, serta mengefektifkan kolaborasi kerjasama antara akademisi, pelaku bisnis, komunitas dan pemerintah.(end)

back top