Terakhir diperbarui: 04-03-2026, 13:45
Americas
Trump beri sinyal Hassett tidak jadi calon kuat ketua Fed. Pernyataan Presiden Trump bahwa ia ingin Kevin Hassett tetap menjabat sebagai Direktur NEC menggeser dinamika pemilihan Ketua Fed, membuat peluang Kevin Warsh melonjak di pasar prediksi menjadi sekitar 60% dibanding 16% untuk Hassett. Trump, yang berencana mengganti Jerome Powell ketika masa jabatannya berakhir Mei nanti, sebelumnya menempatkan Hassett dan Warsh sebagai dua kandidat terdepan dari lima finalis. Namun komentarnya di Gedung Putih membuat pasar menilai Warsh kini menjadi favorit, seiring trader di berbagai platform menurunkan peluang Hassett dan kandidat lain.
Yield Treasury AS naik ke 4,19% didorong data ekonomi kuat. Imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun naik ke 4,19%, tertinggi dua pekan, setelah data industri, penjualan ritel, dan klaim pengangguran menunjukkan ekonomi tetap tangguh sementara tekanan harga terkait tarif masih terkendali. Pasar menilai Fed akan menahan suku bunga pada pertemuan mendatang, dengan peluang pemangkasan 25 bps baru terbuka menjelang Juni. Ketegangan geopolitik dengan Iran mereda setelah Presiden Trump menahan rencana serangan, sementara pasar obligasi AS akan tutup Senin karena Martin Luther King Jr. Day.
Europe
Tarif baru AS tingkatkan ketegangan dengan Eropa terkait Greenland. Presiden Trump menetapkan tarif 10%—yang dapat naik menjadi 25%—atas impor dari delapan negara Eropa sebagai tekanan untuk mendorong penjualan Greenland, memicu penolakan keras dari para pemimpin Uni Eropa yang menilai langkah tersebut merusak hubungan transatlantik dan solidaritas NATO. Negara‑negara Eropa menunjukkan penolakan dengan mengirim personel militer untuk latihan di Greenland, sementara UE menyerukan pertemuan darurat karena khawatir tarif dan manuver politik AS makin memperburuk hubungan keamanan dan diplomatik kedua pihak.
Yield obligasi Eropa dan Inggris bergerak beragam. Yield Bund Jerman tenor 10 tahun naik ke 2,83% setelah data menunjukkan ekonomi kembali tumbuh 0,2% pada 2025, meski pasar tetap memperkirakan ECB menahan suku bunga sepanjang 2026. Di Prancis, yield OAT tenor 10 tahun turun % karena ketidakpastian pengesahan anggaran 2026. Sementara itu, yield gilt Inggris tenor 10 tahun naik ke 4,37% setelah GDP November tumbuh 0,3%, lebih kuat dari ekspektasi, membuat pasar sedikit mengurangi proyeksi pemangkasan suku bunga BOE, dengan peluang penurunan pertama tetap terbuka pada April dan pemangkasan tambahan diperkirakan menyusul akhir tahun.
Asia
Pesanan mesin inti Jepang jatuh tajam di November. Core machinery orders Jepang merosot 11% MoM ke JPY883,9 miliar pada November, penurunan terdalam sejak 2020 dan jauh di bawah proyeksi. Pesanan manufaktur dan non‑manufaktur sama‑sama turun lebih dari 10%, dengan kontraksi terbesar di logam non‑ferrous, baja, tekstil, keuangan, dan pertambangan. Secara YoY, pesanan juga turun 6,4%, berbalik dari kenaikan bulan sebelumnya, menandakan pelemahan prospek belanja modal ke depan.
Yield JGB bertahan tinggi, yen menguat jelang keputusan BOJ. Yield obligasi Jepang tenor 10 tahun stabil di sekitar 2,18%, mendekati level tertinggi 27 tahun, seiring pasar menunggu sinyal arah kebijakan dari pertemuan BOJ pekan depan, dengan peluang kenaikan suku bunga berikutnya diperkirakan sekitar Juni. Gubernur Ueda menegaskan kesiapan mengetatkan kebijakan bila prospek inflasi dan ekonomi sesuai target, sementara spekulasi pemilu kilat yang dipertimbangkan PM Takaichi untuk mendorong ekspansi fiskal turut menopang yield dan mengangkat kekhawatiran soal pendanaan berbasis utang. Di saat yang sama, yen menguat menuju 158 per dolar berkat ekspektasi perubahan kebijakan serta meningkatnya kewaspadaan pasar terhadap intervensi resmi setelah sempat mendekati level psikologis 160, dengan Menkeu Katayama bahkan membuka peluang intervensi bersama AS.
