bonds

    Fixed Income Daily Notes 14 January 2026

    Perusahaan

    Fixed Income

    Terbit Pada

    14 January 2026 - 08.10am
    vector
    pdf icon

    PDF

    Fixed Income Daily Notes 14 January 2026

    Lihat

    Terakhir diperbarui: 16-01-2026, 21:27

    Americas

    Inflasi AS tetap 2,7%, tekanan energi mereda. Inflasi tahunan AS bertahan di 2,7% pada Desember 2025, sama seperti November dan sesuai ekspektasi pasar. Tekanan harga mereda di sektor energi (2,3% vs. 4,2%) akibat penurunan harga bensin (-3,4%) dan moderasi inflasi minyak bakar, meski gas alam naik lebih tajam (10,8%). Kenaikan harga juga melambat untuk mobil bekas (1,6% vs. 3,6%), sementara pangan (3,1%) dan biaya hunian (3,2%) justru meningkat. Inflasi inti tetap di 2,6%, terendah sejak 2021 dan di bawah perkiraan. Secara bulanan, CPI naik 0,3% sesuai proyeksi, didorong biaya hunian (+0,4%), sedangkan core hanya 0,2%, di bawah ekspektasi.

    Yield Treasury 10 tahun turun ke 4,17% setelah data inflasi. Imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun melemah ke 4,17%, masih dekat level tertinggi empat bulan namun di bawah puncak sesi, setelah data harga terbaru menjaga prospek ruang pemangkasan suku bunga oleh The Fed tahun ini. Inflasi inti tak naik seperti perkiraan, sementara headline tetap 2,7%. Namun, kenaikan pada jasa inti mendukung pandangan hawkish sebagian anggota FOMC yang khawatir inflasi tetap tinggi di tengah pasar tenaga kerja yang stabil. Futures suku bunga mencerminkan pasar terbelah antara dua atau tiga kali pemangkasan, lebih banyak dari proyeksi FOMC. Ketidakpastian terkait serangan DoJ terhadap Powell dan komposisi FOMC pasca berakhirnya masa jabatan Ketua turut mempertahankan kurva Treasury yang lebih curam.

    Europe

    Defisit anggaran Prancis turun, inflasi Belanda sedikit melunak. Defisit anggaran pemerintah pusat Prancis menyempit menjadi EUR 155,4 miliar hingga akhir November 2025 dari EUR 172,5 miliar setahun sebelumnya, didukung kenaikan pendapatan pajak dan non-pajak meski belanja naik tipis karena biaya utang, energi, dan operasi militer. Sementara itu, inflasi tahunan Belanda turun ke 2,8% di Desember dari 2,9%, terendah sejak Agustus, dipicu penurunan harga bungalow park dan bahan bakar, meski harga transportasi dan pakaian sedikit naik. Inflasi HICP juga melunak ke 2,5%.

    Yield obligasi Prancis dan Jerman naik, euro stabil jelang data inflasi AS. Imbal hasil OAT Prancis 10 tahun menguat ke 3,54% dan Bund Jerman ke 2,83% menjelang rilis inflasi AS yang diperkirakan menunjukkan inti lebih kuat, berpotensi menunda pemangkasan suku bunga The Fed. Kekhawatiran atas independensi Fed mereda setelah sejumlah anggota Partai Republik menentang investigasi DoJ terhadap Powell. Di Eropa, Villeroy de Galhau menegaskan spekulasi kenaikan suku bunga ECB tahun ini sebagai “fanciful,” sementara inflasi zona euro turun ke 2,0% sesuai target, mendukung ekspektasi kebijakan tetap ditahan. Euro stabil di atas $1,165, dekat posisi terendah sebulan, dengan fokus pasar pada data AS untuk arah kebijakan selanjutnya.

    Asia

    Indeks Tankan manufaktur Jepang turun ke +7, terendah enam bulan. Indeks Reuters Tankan manufaktur Jepang jatuh ke +7 pada Januari dari +10 di Desember, terendah enam bulan akibat permintaan global yang melemah menekan industri material. Sentimen minyak, keramik, baja, dan kimia memburuk, sementara otomotif dan elektronik hanya turun tipis, menunjukkan ketahanan sebagian sektor. Perusahaan menyoroti lemahnya permintaan otomotif dari China dan konsumsi AS yang lesu, ditambah dampak tarif ekspor. Ke depan, produsen memperkirakan kepercayaan pulih ke +10 pada April, namun risiko masih tinggi.

    Yield JGB 10 tahun naik ke 2,14%, tertinggi sejak 1999. Imbal hasil obligasi pemerintah Jepang tenor 10 tahun melonjak ke sekitar 2,14% dalam perdagangan pasca-libur, level tertinggi sejak 1999, di tengah spekulasi PM Sanae Takaichi dapat membubarkan parlemen bulan depan, menambah ketidakpastian politik. Ekspektasi kebijakan fiskal ekspansif mendorong kekhawatiran atas kesehatan fiskal Jepang. Di sisi moneter, pasar terbelah soal waktu kenaikan suku bunga BOJ, meski Gubernur Ueda menegaskan kenaikan akan berlanjut jika tren ekonomi dan harga sesuai proyeksi.