bonds

    Fixed Income Daily Notes 12 January 2026

    Perusahaan

    Fixed Income

    Terbit Pada

    12 January 2026 - 07.56am
    vector
    pdf icon

    PDF

    Fixed Income Daily Notes 12 January 2026

    Lihat

    Terakhir diperbarui: 04-03-2026, 11:43

    Americas

    Payroll AS naik 50 ribu pada Desember, sentimen konsumen capai level tertinggi 4 bulan. Ekonomi AS menambah 50 ribu pekerjaan di Desember, di bawah perkiraan 60 ribu dan revisi November 56 ribu, dengan kenaikan terbesar di sektor jasa makanan, kesehatan, dan bantuan sosial, sementara ritel kehilangan 25 ribu posisi. Sepanjang 2025, total payroll bertambah 584 ribu atau rata-rata 49 ribu per bulan, jauh lebih rendah dibanding 2 juta pada 2024. Di sisi lain, indeks sentimen konsumen University of Michigan naik untuk bulan kedua ke 54,0 pada Januari (cons: 53,5) dan tertinggi sejak September 2025. Meski persepsi ekonomi membaik tipis, kekhawatiran harga tinggi dan pasar tenaga kerja yang melemah tetap ada, sementara ekspektasi inflasi setahun ke depan stabil di 4,2%, terendah sejak Januari 2025.

    Yield US Treasury 10 tahun naik didorong mixed-nya data tenaga kerja. Imbal hasil Treasury AS tenor 10 tahun naik ke level tertinggi empat bulan di 4,2% sebelum terkoreksi ke 4,17%, setelah laporan ketenagakerjaan yang beragam menambah ketidakpastian terkait besaran pemangkasan suku bunga Fed tahun ini. Ekonomi AS menambah 50.000 pekerjaan pada Desember, sedikit di bawah ekspektasi, sementara tingkat pengangguran turun tajam ke 4,4%. Tren ini mencerminkan pasar tenaga kerja dengan perekrutan dan pemutusan kerja yang rendah, mendukung spekulasi Fed akan menahan laju pemangkasan bunga.

    Europe

    Penjualan ritel zona euro naik 0,2% MoM, euro melemah ke USD1,164. Penjualan ritel kawasan euro tumbuh 0,2% MoM pada November (cons: 0,1%). Kenaikan didorong oleh produk non-makanan (+0,4%), sementara makanan dan bahan bakar turun tipis. Secara tahunan, pertumbuhan ritel meningkat ke 2,3% YoY dari 1,9% sebelumnya. Di sisi harga, inflasi zona euro melambat ke 2% pada Desember, terendah empat bulan, dengan inflasi inti turun ke 2,3%, menekan ekspektasi pengetatan ECB. Sementara itu, euro melemah ke USD1,164, terendah sejak awal Desember, di tengah fokus pasar pada data payroll AS dan potensi putusan Mahkamah Agung terkait tarif.

    Yield obligasi naik didorong dovish-nya ECB. Imbal hasil Bund Jerman tenor 10 tahun berada di 2,83%. Pelemahan ini terjadi usai data ekonomi campuran meredam ekspektasi pengetatan kebijakan moneter di Eropa. Inflasi Jerman melambat ke 1,8% pada Desember, di bawah target ECB 2% untuk pertama kalinya sejak September 2024, sementara inflasi kawasan euro turun ke 2,0%, terendah empat bulan. Di Inggris, yield gilt 10 tahun anjlok ke sekitar 4,40%, turun 13,5 bps pekan pertama Januari, didorong keyakinan inflasi melandai lebih cepat dari perkiraan. Inflasi tahunan Inggris turun ke 3,2% pada November dari 3,6% di Oktober, memicu ekspektasi pemangkasan suku bunga BoE mulai April.

    Asia

    WTI menguat ke USD59,5/barel karena eskalasi protes di Iran. Harga minyak WTI naik ke USD59,5/barel setelah demonstrasi di Iran memasuki pekan ketiga dan menelan ratusan korban jiwa, meningkatkan risiko gangguan suplai global. Iran, eksportir hampir 2 juta barel per hari dan produsen terbesar keempat OPEC, kini menghadapi ancaman intervensi AS setelah Presiden Trump memperingatkan Teheran terkait penindasan demonstran. Ketegangan ini menambah sentimen bullish di pasar minyak karena potensi gangguan pasokan dari kawasan Timur Tengah.

    Yield JGB naik ke 2,1%, China pertahankan kebijakan longgar. Imbal hasil obligasi Jepang tenor 10 tahun menguat ke 2,1% didorong ekspektasi kenaikan suku bunga BOJ, meski upah riil turun 2,8% di November. Belanja rumah tangga naik 2,9% di tengah inflasi yang mereda, sementara Gubernur Ueda menegaskan sikap hawkish jika prospek sesuai. Di China, yield 10 tahun stabil di 1,88% karena inflasi konsumen hanya naik tipis ke 0,8% YoY dan PPI turun 1,9%, membuat PBoC tetap siap melonggarkan kebijakan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.