IMPOR MINYAK MENTAH INDIA TURUN 13% PADA BULAN MARET
Share via
Kategori
Komoditi
Terbit Pada
21 April 2026
11048733
IQPlus, (21/4) - Impor minyak mentah India turun 13% pada bulan Maret dari level sebelum perang pada bulan Februari, dimana setengahnya berasal dari Rusia, setelah konflik AS-Israel dengan Iran menghentikan pengiriman dari Timur Tengah melalui Selat Hormuz, menurut data pengiriman.
Negara pengimpor dan konsumen minyak terbesar ketiga di dunia ini mengimpor 4,5 juta barel per hari (bpd) minyak mentah pada bulan Maret, menurut data yang diperoleh dari sumber industri.
Impor dari Rusia hampir berlipat ganda dari Februari menjadi 2,25 juta bpd pada bulan Maret, sementara pengiriman dari Timur Tengah merosot 61% menjadi 1,18 juta bpd.
Lalu lintas di Selat Hormuz, yang biasanya menangani sekitar seperlima pasokan minyak dunia, telah terhenti setelah Iran dan Amerika Serikat memblokir kapal untuk lewat.
Hanya segelintir kapal tanker minyak yang berlayar ke India dalam dua bulan terakhir, sementara dua kapal berbendera India diserang saat mencoba menyeberangi selat pada hari Sabtu.
Porsi minyak Timur Tengah dalam impor minyak mentah India menurun ke level terendah sepanjang masa di angka 26,3% pada bulan Maret, data menunjukkan, dengan pengiriman dari Irak dan Uni Emirat Arab turun ke level terendah dalam beberapa tahun.
Untuk menggantikan minyak Timur Tengah, kilang minyak India membeli minyak Rusia yang mengambang di laut setelah New Delhi menjadi yang pertama mendapatkan pengecualian dari Amerika Serikat untuk membeli pasokan yang dikenai sanksi.
Impor minyak India diperkirakan akan tetap kuat setelah pemerintahan Trump pada hari Jumat memperbarui pengecualian yang memungkinkan negara-negara untuk membeli minyak Rusia yang dikenai sanksi di laut selama sekitar satu bulan.
Rusia terus menjadi pemasok minyak utama ke India pada bulan Maret, sementara Arab Saudi menggantikan Irak untuk muncul sebagai pemasok terbesar kedua. Angola berada di peringkat ke-3 karena kilang minyak India meningkatkan impor dari Afrika untuk menggantikan pasokan dari Timur Tengah, diikuti oleh Uni Emirat Arab dan Irak, menurut data tersebut.
Karena impor yang lebih rendah dari Timur Tengah, pangsa minyak OPEC dalam impor keseluruhan India menurun ke level terendah sepanjang masa yaitu 29%. (end/Reuters)
Riset Terkait
Berita Terkait
