SIAPKAN CAPEX RP 9,8 MILIAR, VAST TARGETKAN PENDAPATAN TUMBUH 7,5% DI 2026
Share via
Terbit Pada
04 June 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 15-04-2026, 09:21:am
15457733
IQPlus, (4/6) - Emiten pergudangan PT Vastland Indonesia Tbk (VAST) mematok target pertumbuhan pendapatan sebesar 7,5% pada tahun 2026 dibandingkan dengan capaian tahun sebelumnya. Untuk memuluskan target kinerja tersebut, Perseroan telah mengalokasikan anggaran belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp 9,8 miliar.
Dalam acara Paparan Publik (Public Expose) 2026 yang digelar secara virtual pada Selasa (2/6/2026), manajemen VAST optimistis dapat menjaga tren pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan berkat tingginya permintaan terhadap fasilitas logistik modern.
Direktur Utama VAST, Vicky Vergilius Gunawan, menjelaskan bahwa alokasi capex tahun ini akan difokuskan pada dua agenda utama demi mengoptimalkan utilitas aset perusahaan. Sebanyak Rp 6,3 miliar akan dikucurkan untuk mendanai pembangunan gudang baru di Tangerang serta penyelesaian proyek gudang di Jambi. Sementara itu, sisa anggaran sebesar Rp 3,5 miliar dialokasikan khusus untuk pemeliharaan (maintenance) dan peningkatan kualitas aset yang sudah ada (existing).
"Penggunaan capex tersebut diharapkan dapat memperkuat pendapatan berulang (recurring income), meningkatkan utilisasi aset, serta mendukung keberlanjutan kinerja Perseroan dalam jangka panjang," tulis manajemen dalam laporan tertulisnya.
Terkait target performa keuangan, pertumbuhan pendapatan 7,5% pada tahun ini akan ditopang oleh serangkaian strategi taktis. VAST akan mengandalkan perpanjangan kontrak sewa dari penyewa (tenant) eksisting, penambahan luasan Net Leasable Area (NLA), serta akuisisi tenant-tenant potensial yang baru.
Selain itu, Perseroan juga akan menggenjot tingkat okupansi gudang, memanfaatkan cadangan lahan strategis (land bank), dan meningkatkan respons layanan kepada pelanggan berbasis teknologi. Berbekal diversifikasi sektor portofolio pelanggan yang mencakup distributor FMCG, e-commerce, hingga komoditas, VAST meyakini pondasi bisnisnya tetap kokoh dalam menghadapi dinamika ekonomi ke depan. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
