GARUDA INDONESIA LAKUKAN PENYESUAIAN JADWAL PENERBANGAN KE JEDDAH
Share via
Terbit Pada
15 October 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 16-09-2026, 10:01:am
28756320
IQPlus, (15/10) - Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia menyiapkan sejumlah langkah mitigasi operasional untuk memastikan seluruh keamanan dan keselamatan penerbangan berjalan optimal di tengah meningkatnya situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah, termasuk penyesuaian jadwal penerbangan dari dan menuju Arab Saudi, khususnya rute Jeddah.
"Sejak Jumat (9/10), Garuda Indonesia telah melakukan penyesuaian operasional penerbangan melalui berbagai langkah mitigasi, mulai dari pengalihan rute penerbangan, pengalihan pendaratan (divert) ke bandara alternatif, hingga penundaan penerbangan," ujar Direktur Operasi Garuda Indonesia, Eric Ferdinand Sofyal dalam keterangan tertulis diterima di Tangerang, Banten, Kamis.
Ia mengatakan mitigasi tersebut dilakukan berdasarkan evaluasi situasi terkini serta koordinasi dan arahan langsung dari otoritas penerbangan Arab Saudi, General Authority of Civil Aviation (GACA).
Di mana, seluruh penyesuaian operasional dilakukan melalui pengelolaan risiko yang terukur. Pihak maskapai juga memastikan hak-hak penumpang yang terdampak tetap terpenuhi sesuai dengan regulasi yang berlaku.
"Seluruh penumpang yang terdampak oleh penyesuaian penerbangan tersebut telah mendapatkan kompensasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku," jelasnya.
Dia menegaskan hingga saat ini, operasional penerbangan Garuda Indonesia dari dan menuju Jeddah diperkirakan masih akan disesuaikan dengan dinamika situasi geopolitik serta instruksi dari otoritas terkait di Arab Saudi.
Di sisi lain, Garuda Indonesia memastikan bahwa operasional penerbangan dari dan menuju Madinah hingga kini tidak terdampak.
"Penerbangan dari dan menuju Madinah tetap beroperasi normal sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan," tambah Eric.
Selain itu, Garuda Indonesia juga terus memperkuat kesiapan skenario operasional alternatif. Langkah ini mencakup penyiapan bandara pengalihan (alternate airport) serta pemantauan situasi secara berkelanjutan.
"Garuda Indonesia terus menjalin koordinasi intensif dengan seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) terkait, baik di Indonesia maupun di Arab Saudi, guna memastikan kelancaran operasional dan keamanan seluruh penumpang serta awak pesawat," kata dia. (end/ant)
Riset Terkait
Berita Terkait
