DOLAR AS MENUJU LEVEL TERTINGGI DALAM SEMINGGU DI AWAL SENIN
Share via
Kategori
Komoditi
Terbit Pada
20 April 2026
10929034
IQPlus, (20/4) - Dolar AS menuju level tertinggi dalam seminggu pada awal perdagangan Asia pada hari Senin karena ketegangan yang kembali meningkat di Timur Tengah membuat investor bergegas mencari tempat berlindung yang aman.
Indeks dolar, yang mengukur kekuatan dolar AS terhadap sekeranjang enam mata uang, naik hingga 0,3% mencapai 98,485, level tertingginya sejak 13 April. Ini membalikkan aksi jual yang menyebabkan mata uang tersebut jatuh ke level terendahnya sejak awal perang pada hari Jumat karena harapan akan kesepakatan perdamaian meningkat.
"Perkembangan akhir pekan dapat meredam optimisme ini," tulis analis dari Westpac dalam catatan penelitian.
Pada hari Minggu, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa militer AS telah menyita sebuah kapal kargo Iran yang mencoba menerobos blokade, sementara Iran mengatakan tidak akan berpartisipasi dalam putaran kedua pembicaraan damai meskipun Trump mengancam akan melakukan serangan udara lagi.
Analis di Barclays mengatakan data sentimen mereka menunjukkan investor masih lebih menyukai dolar, sehingga masih ada ruang untuk turun jika situasi di Timur Tengah kembali normal.
"Setiap gejolak (pasar) kemungkinan akan memiliki ruang yang lebih kecil untuk meluas dan bahkan mungkin terbukti tepat untuk membangun kembali eksposur dolar jangka pendek," kata mereka dalam catatan tertanggal Minggu. "Pertanyaannya di sini tetap apakah gejolak ini bahkan layak untuk diperdagangkan mengingat semua kebisingan dan ketidakpastian terkait."
Euro turun 0,3% menjadi $1,1731, sementara poundsterling Inggris turun dengan besaran yang sama menjadi $1,3480.
Terhadap yen, dolar AS naik 0,2% menjadi 158,945 yen dan 0,1% lebih kuat terhadap yuan Tiongkok menjadi 6,8244 yuan dalam perdagangan luar negeri.
Dolar Australia turun 0,6% menjadi $0,7122 sementara dolar Selandia Baru turun 0,4% menjadi $0,5856.
Bitcoin turun 0,7% menjadi $74.130,13, sementara ether turun 0,7% menjadi $2.266,10. (end/Reuters)
