BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    AADI BERENCANA GELAR BUYBACK SAHAM

    Terbit Pada

    16 April 2026

    Saham Terkait

    Terakhir diperbarui: 12-03-2026, 04:30:pm

    10527136

    IQPlus, (16/4) - PT Adaro Andalan Indonesia Tbk.(AADI) emiten Perkebunan kelapa sawit, karet dan tanaman penghasil getah lain akan menggelar pembelian kembali (buyback) saham.

    Manajemen AADI dalam keterbukaan Informasi Rabu (15/4) menyampaikan bahwa AADI menyiapkan biaya buyback sebesar Rp5 triliun dari kas internal serta akan dilakukan melalui BEI dan secara bertahap dalam jangka waktu paling lama 12 bulan terhitung setelah tanggaldiperolehnya persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan selain itu jumlah nilai nominal seluruh saham yang akan dibeli kembali oleh Perseroan tidak akan melebihi 10% dari jumlah modal yang ditempatkan dalam Perseroan.

    Pertimbangan AADI dalam melakukan buyback adalah Perseroan memiliki kesempatan dan fleksibilitas untuk melaksanakan Pembelian Kembali Saham Perseroan pada setiap saat berdasarkan kondisi pasar serta diharapkan dapat meningkatkan likuiditasperdagangan saham Perseroan sehingga harga saham Perseroan diharapkan dapat mencerminkan nilai fundamental Perseroan.

    Selain itu Perseroan berharap dengan dilaksanakannya aksi korporasi ini akan memberikan tingkat pengembalian yang baik bagi para pemegang saham serta meningkatkan kepercayaan investor sehingga harga saham Perseroan dapat mencerminkan kondisi fundamentalPerseroan yang sebenarnya.

    Perseroan berkeyakinan bahwa pelaksanaan Pembelian Kembali Saham Perseroan tidak akan memberikan pengaruh negatif terhadap kinerja dan pendapatan Perseroan karena saldo laba dan arus kas Perseroan yang tersedia saat ini mencukupi untuk kebutuhan dana pelaksanaan Pembelian Kembali Saham Perseroan.

    Manajemen AADI menambahkan buyback dilakukan dengan harga penawaran untuk membeli kembali saham lebih rendah atau sama dengan harga transaksi yang terjadi sebelumnya, dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku.

    Namun AADI akan meminta persetujuan pemegang saham terlebih dahulu dalam RUPS Tahunan yang akan digelar pada tanggal 22 Mei 2026. (end)