GARUDA PERKUAT PENERBANGAN HAJI 2026 DENGAN LAYANAN RAMAH LANSIA
Share via
Terbit Pada
16 April 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 31-03-2026, 04:31:pm
10535511
IQPlus, (16/4) - Garuda Indonesia memperkuat penerbangan haji 2026 yang ramah lansia dengan mengutamakan keselamatan, keandalan armada, serta peningkatan layanan seiring meningkatnya proporsi jamaah calon haji yang lanjut usia di tahun ini.
Direktur Utama Garuda Indonesia Glenny Kairupan mengatakan pihaknya siap menyambut dimulainya operasional penerbangan haji 1447 Hijriah/2026 pada 21 April mendatang, karena telah memperkuat kesiapan operasional secara menyeluruh.
"Kami menitikberatkan pada aspek keselamatan penerbangan, keandalan armada, serta penguatan layanan ramah lansia, sejalan dengan meningkatnya proporsi jemaah haji lansia pada tahun ini," kata Glenny dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.
Maskapai tersebut memastikan seluruh kesiapan operasional dijalankan secara terintegrasi, mulai dari armada, awak pesawat, layanan darat, hingga pengalaman penerbangan yang aman, nyaman, dan inklusif bagi seluruh jemaah.
Penguatan layanan pada tahun ini difokuskan pada pemenuhan kebutuhan jamaah lansia, yang jumlahnya mencapai sekitar 18 ribu orang atau sekitar 18 persen dari total jamaah yang dilayani serta jamaah berkebutuhan khusus.
Maskapai BUMN itu menghadirkan layanan yang lebih adaptif dan inklusif, mulai dari asistensi mobilitas di darat dan udara, hingga penguatan peran awak kabin dalam memastikan kenyamanan dan kemudahan jamaah selama penerbangan.
"Hal itu menjadi bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan layanan haji yang tidak hanya aman, namun juga penuh empati dan kemudahan bagi seluruh jamaah," lanjut Glenny.
Sebagai bagian dari penguatan layanan tersebut, Garuda Indonesia menyiapkan berbagai fasilitas penunjang, di antaranya penyediaan wheelchair di setiap embarkasi, ambulift di embarkasi Jakarta dan Solo, bus jemaah dengan fasilitas toilet, penggunaan garbarata di sejumlah embarkasi, layanan penanganan bagasi khusus, hingga fasilitas buggy car di Bandara Internasional King Abdulaziz.
Awak kabin juga disiagakan untuk memberikan asistensi intensif selama proses penerbangan, khususnya bagi jamaah lansia dan disabilitas.
Untuk menunjang kenyamanan selama penerbangan jarak jauh, Garuda Indonesia menyediakan layanan konsumsi berupa dua kali full meals dan satu kali snack, dilengkapi dengan fasilitas inflight entertainment serta ketersediaan portable bidet pada lavatory pesawat.
Selain kesiapan armada dan layanan, Garuda Indonesia juga memastikan kesiapan sumber daya manusia dengan menyiapkan lebih dari 1.085 awak pesawat yang terdiri dari 731 awak kabin dan 354 awak kokpit, serta 139 petugas darat haji yang akan mendukung kelancaran mobilisasi jemaah di seluruh embarkasi.
Pada musim haji tahun ini, Garuda Indonesia akan melayani sedikitnya 102.502 jamaah calon haji yang terbagi dalam 278 kelompok terbang (kloter) dari 10 embarkasi, yaitu Jakarta, Banda Aceh, Medan, Padang, Solo, Yogyakarta, Balikpapan, Banjarmasin, Makassar, dan Lombok.
Pemberangkatan jamaah akan dilaksanakan secara bertahap mulai 21 April hingga 21 Mei 2026, dengan fase keberangkatan menuju Madinah pada 21 April hingga 6 Mei 2026 dan menuju Jeddah pada 7 hingga 21 Mei 2026. Sementara itu, fase pemulangan jemaah dijadwalkan berlangsung pada 1 hingga 30 Juni 2026. (end/ant)
Riset Terkait
Berita Terkait
