TRUMP KLAIM HARGA MINYAK TURUN JIKA IRAN HAPUS "ANCAMAN NUKLIR"
Share via
Kategori
Komoditi
Terbit Pada
09 March 2026
06748036
IQPlus, (9/3) - Presiden AS Donald Trump mengeklaim bahwa harga minyak akan turun dengan cepat setelah "ancaman nuklir" dari Iran dinetralkan.
Sebelumnya, dalam wawancara dengan CNN, Trump mengimbau masyarakat tidak khawatir terhadap kenaikan harga bensin di tengah konflik di Timur Tengah.
"Harga minyak dalam jangka pendek, yang akan segera turun ketika ancaman nuklir Iran berakhir, adalah sebuah harga yang yang sangat kecil bagi AS, dan dunia, aman dan damai," demikian kata Trump di platform media sosial TruthSocial.
Harga minyak meroket pada Senin pagi di tengah kekhawatiran akan masalah berkepanjangan terkait pengiriman dari Timur Tengah.
Harga minyak mentah Brent berjangka sempat mencapai 118 dolar AS (sekitar Rp2 juta) per barel, tertinggi dalam empat tahun terakhir. (end/ant)
Riset Terkait
Berita Terkait
