BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    OTORITAS IKN BANTU KEMANDIRAN EKONOMI MASYARAKAT LOKAL

    Kategori

    Ekonomi Bisnis

    Terbit Pada

    30 April 2026

    11958417

    IQPlus, (30/4) - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) membantu meningkatkan kapasitas dan kemandirian ekonomi masyarakat lokal di sekitar ibu kota baru Indonesia yang di bangun di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.

    "Pemberdayaan masyarakat di berbagai sektor digencarkan," ujar Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin, Kamis, ketika ditanya menyangkut pemberdayaan masyarakat di Sepaku, Penajam Paser Utara.

    Salah satunya melalui pelatihan ecoprint yang saat ini tengah berlangsung, lanjut dia, bagi pelaku kerajinan, termasuk perajin batik, sebagai bagian dari penguatan sektor ekonomi kreatif di wilayah IKN.

    Otorita IKN terus mengidentifikasi dan merespons berbagai dinamika sosial di masyarakat dengan menghadirkan program pemberdayaan tepat sasaran, sehingga masyarakat tidak hanya menjadi bagian pembangunan secara fisik, tetapi juga mampu mengembangkan potensi ekonomi di sekitarnya.

    Inovasi masyarakat dalam mendukung transformasi IKN menuju Ibu Kota Politik 2028 sangat penting, jelas dia, target adalah nol (zero) kemiskinan.

    "Kemiskinan dapat dihilangkan melalui pengembangan SDM, masyarakat harus mampu berinovasi dalam produk wastra agar memiliki nilai tambah dan daya saing," tambah Alimuddin.

    Otorita IKN bersama Bank Indonesia (BI) terus memperkuat pemberdayaan masyarakat di wilayah delineasi IKN melalui pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal, khususnya pada subsektor wastra yang dikembangkan sebagai identitas ekonomi kreatif IKN.

    BI komitmen memperkuat usaha mikro kecil menengah (UMKM) melalui korporatisasi, peningkatan kapasitas, dan akses pembiayaan," kata Kepala BI IKN, Aswin Gantina.

    BI memperkuat kelembagaan dan kapasitas UMKM terlebih dahulu, kemudian menghubungkan dengan akses pembiayaan agar usaha dapat berkembang berkelanjutan.

    Peserta pelatihan mengaku, bahwa kegiatan sangat bermanfaat dan menambah pengetahuan, dan diharapkan pendampingan dapat terus berlanjut agar UMKM bisa berkembang.

    Pelatihan memberikan pengalaman baru yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha, menurut salah satu peserta, Dewi Yulhermawati, semua berharap kegiatan berkelanjutan sehingga bisa membentuk usaha bersama di tingkat kelurahan/desa. (end/ant)