TRANSKON JAYA BERENCANA TAMBAH KEGIATAN USAHA BARU
Share via
Terbit Pada
19 May 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 07-05-2026, 10:53:am
13830528
IQPlus, (19/5) - PT Transkon Jaya Tbk. (TRJA) emiten Penyewaan Kendaraan berencana menambah kegiatan usaha baru.
Manajemen TRJA dalam keterangan tertulisnya Senin (18/5) menuturkan bahwa TRJA berencana melakukan Penambahan Kegiatan Usaha Penunjang yaitu dalam bidang Angkutan Darat Lainnya untuk Penumpang (KBLI 2020 : 49429), Angkutan Bus Tidak Dalam Trayek Lainnya (KBLI 2020 : 49229), dan Angkutan Sewa (KBLI 2020 : 49422).
Lebih lanjut manajemen TRJA memaparkan rencana Penambahan Kegiatan Usaha Perseroan tidak memerlukan modal awal karena pengeluaran modal dilakukan menggunakan dana operasi selama periode kedepannya sehingga tidak terdapat transaksi atas Rencana Penambahan Kegiatan Usaha Perseroan tersebut dan tidak termasuk dalam kategori Transaksi Material sebagaimana yang dimaksud dalam POJK 17/2020
Penambahan kegiatan usaha ini dilakukan dengan pertimbangan semakin berkembangnya usaha Perseroan merupakan dampak dari bertambahnya permintaan pasar atas inovasi-inovasi bisnis Perseroan. Perseroan telah mempersiapkan strategi-strategi guna memenuhi kebutuhan pasar dan demi terciptanya kepuasan pelanggan, diantaranya dengan melakukan penambahan bidang usaha belum dijalankan secara komersial dan tidak ada kontribusi terhadap pendapatan Perseroan.
TRJA saat ini masih berada dalam tahap perencanaan dan/atau pengembangan usaha, penyesuaian kegiatan usaha dalam Anggaran Dasar dan pemenuhan aspek perizinan dan persyaratan administratif lainnya. Penambahan bidang usaha ini juga mempertimbangkan pertumbuhan kawasan industri dan kawasan tambang di wilayah Kalimantan Timur termasuk dalam konteks pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) menciptakan lonjakan permintaan layanan angkutan karyawan, shuttle bus, dan angkutan pemukiman yang tidak dapat dipenuhi oleh cakupan KBLI yang telah ada.
Dengan penambahan kode KBLI baru, Perseroan memiliki kapasitas untuk merespons kebutuhan pasar tersebut secara legal, terstruktur, dan berkelanjutan dan TRJA telah memiliki tenaga kerja yang telah berpengalaman melaksanakan kegiatan usahanya Namun TRJA akan meminta persetujuan dalam RUPSLB yang akan digelar pada tanggal 20 Mei 2026. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
