BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    RUPS GOLDEN ENERGY MINES (GEMS) SETUJUI DIVIDEN FINAL RP237,95 PER SAHAM

    Terbit Pada

    20 May 2026

    Saham Terkait

    Terakhir diperbarui: 13-05-2026, 10:55:am

    13958703

    IQPlus, (20/5) - PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) resmi mengumumkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Selasa, 19 Mei 2026. Dalam rapat yang dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili 5.270.358.316 lembar saham atau 89,6% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah tersebut, perseroan mendapatkan restu untuk membagikan dividen final tahun buku 2025.

    Berdasarkan hasil keputusan agenda kedua RUPST, emiten pertambangan batu bara ini menyepakati penetapan penggunaan laba bersih perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025. GEMS menetapkan total dividen final tahun buku 2025 sebesar USD180.000.000. Dari total jumlah tersebut, sebesar USD100.000.000 telah dibagikan dan dibayarkan kepada seluruh pemegang saham sebagai dividen interim pada tanggal 24 Juni 2025.

    Dengan demikian, sisa dividen final yang akan dibagikan adalah sebesar USD80.000.000, atau setara dengan USD0,0136 per saham. Jika dikonversikan menggunakan kurs tengah Bank Indonesia per tanggal 18 Mei 2026 (kurs USD 1 = Rp17.496), nilai sisa dividen final tersebut setara dengan Rp237,95 per lembar saham. Nilai dividen ini akan dibagikan kepada para pemegang saham sesuai dengan persentase kepemilikan masing-masing.

    Melalui keputusan rapat, Direksi Perseroan juga diberikan wewenang penuh untuk menentukan tata cara dan waktu pembagian dividen final tersebut.

    Selain dialokasikan sebagai dividen, pemegang saham GEMS juga menyetujui penyisihan laba bersih sebesar USD1.000.000 sebagai dana cadangan wajib guna memenuhi ketentuan Undang-Undang Perseroan Terbatas. Sementara itu, sisa laba bersih setelah dikurangi dana cadangan dan dividen final, yaitu sebesar USD77.234.508, akan dibukukan sebagai saldo laba ditahan perseroan.

    Sebagai informasi tambahan, dalam RUPST tersebut para pemegang saham juga menyetujui laporan keuangan tahun buku 2025 yang diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Independen Mirawati Sensi Idris dengan pendapat wajar tanpa pengecualian. Rapat juga menyepakati pemberian wewenang penetapan gaji dan tunjangan pengurus kepada direksi, penunjukan akuntan publik untuk tahun buku 2026, serta menyetujui perombakan sekaligus pengangkatan kembali susunan Direksi dan Dewan Komisaris perseroan hingga tahun 2031. (end)