BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

HMSP SEPAKATI TEBAR DIVIDEN Rp6,54 TRILIUN, INI JADWAL PEMBAGIANNYA

Terbit Pada

20 May 2026

Saham Terkait

Terakhir diperbarui: 10-06-2026, 04:13:pm

13959672

IQPlus, (20/5) - PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP) resmi mengumumkan rencana pembagian dividen tunai total sebesar Rp6.548.707.729.470 (enam triliun lima ratus empat puluh delapan miliar tujuh ratus tujuh juta tujuh ratus dua puluh sembilan ribu empat ratus tujuh puluh Rupiah). Keputusan besar ini telah mendapatkan persetujuan dari para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Senin, 18 Mei 2026.

Corporate Secretary HM Sampoerna Tbk., Maharani Djody Putri, menyampaikan bahwa nilai dividen yang akan dibagikan adalah sebesar Rp56,3 per lembar saham. Dana dividen tersebut bersumber dari saldo laba Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025.

"Menyetujui untuk membagikan sejumlah Rp6,54 triliun atau Rp56,3 per saham dari saldo laba Perseroan," demikian dikutip dari keterbukaan informasi resmi perusahaan, Rabu (20/5/2026).

Berdasarkan jadwal yang dirilis resmi oleh manajemen HMSP, periode perdagangan saham dengan hak dividen (Cum Dividend) di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi jatuh pada tanggal 26 Mei 2026. Sementara itu, Cum Dividend untuk Pasar Tunai dijadwalkan pada 2 Juni 2026. Selanjutnya, periode perdagangan saham tanpa hak dividen (Ex-Dividend) di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi akan dimulai pada 29 Mei 2026, dan di Pasar Tunai pada 3 Juni 2026.

Manajemen menetapkan tanggal daftar pemegang saham yang berhak atas dividen tunai (Recording Date) pada 2 Juni 2026. Adapun proses pembayaran dividen tunai secara keseluruhan akan dilaksanakan pada 19 Juni 2026.

Selain menyepakati penggunaan laba bersih untuk dividen, RUPST yang dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili 93,74% hak suara sah ini juga menyetujui sejumlah agenda penting lainnya. Di antaranya adalah pengesahan Laporan Keuangan Tahun Buku 2025, penunjukan Kantor Akuntan Publik Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (jaringan PricewaterhouseCoopers), serta penyesuaian Anggaran Dasar Perseroan dengan KBLI 2025. Tak hanya itu, pemegang saham juga merestui perombakan pengurus dengan mengangkat Umer Jawaid, Virawaty, dan Joy Kartika Widjaja sebagai Direktur baru Perseroan, serta menerima pengunduran diri Elvira Lianita. (end)