TOWER BERSAMA (TBIG) BERENCANA EMISI SURAT UTANG GLOBAL USD 900 JUTA
Share via
Terbit Pada
30 April 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 14-01-2026, 09:20:am
11939128
IQPlus, (30/4) - Emiten infrastruktur telekomunikasi, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG), mengumumkan rencana besar untuk memperkuat struktur permodalan perusahaan melalui penerbitan surat utang atau Notes dalam mata uang asing. Nilai pokok keseluruhan dari penerbitan ini ditargetkan sebanyak-banyaknya setara dengan USD 900.000.000 atau sekitar Rp 15,6 triliun.
Dalam keterbukaan informasi yang dipublikasikan pada 30 April 2026, manajemen TBIG menjelaskan bahwa dana hasil penerbitan Notes tersebut akan digunakan untuk dua tujuan utama. Pertama, melakukan pelunasan kewajiban utang yang akan jatuh tempo serta pembayaran dipercepat atas pinjaman bank maupun surat utang yang sudah ada sebelumnya. Kedua, dana tersebut dialokasikan untuk membiayai rencana ekspansi usaha di masa mendatang serta menunjang kebutuhan pendanaan umum grup.
Rencana ini dikategorikan sebagai Transaksi Material karena nilainya mencapai 118,7% dari total ekuitas perseroan per 31 Desember 2025 yang tercatat sebesar Rp 12,72 triliun. Mengingat nilai transaksi yang melebihi batas 50% dari ekuitas, perseroan wajib memperoleh persetujuan dari para pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
"Penerbitan Notes ditujukan kepada investor global dan pihak yang tidak terafiliasi dengan perseroan," tulis manajemen dalam pernyataannya.
Rencananya, surat utang ini akan dicatatkan di Bursa Efek Singapura (SGX) dengan jangka waktu jatuh tempo maksimal 10 tahun sejak tanggal penerbitan dan tingkat bunga tetap maksimal 8% per tahun. Manajemen TBIG menilai langkah ini akan memberikan efisiensi bagi perusahaan. Berbeda dengan pinjaman sindikasi yang bunganya dibayarkan setiap 1-3 bulan, kupon Notes ini akan dibayar setiap enam bulan (semi-annual). Selain itu, tingkat suku bunga tetap diharapkan dapat mengurangi risiko fluktuasi biaya lindung nilai (hedging).
Perseroan telah menjadwalkan pelaksanaan RUPS untuk meminta restu pemegang saham pada Selasa, 9 Juni 2026. Jika disetujui, TBIG memiliki waktu selama 12 bulan untuk mengeksekusi rencana penerbitan surat utang tersebut, baik dalam satu kali maupun beberapa kali penerbitan. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
