BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    TINGKATKAN LIKUIDITAS, MLPT GELAR STOCK SPLIT DENGAN RASIO 1:25

    Terbit Pada

    22 May 2026

    Saham Terkait

    Terakhir diperbarui: 20-05-2026, 02:41:pm

    14133062

    IQPlus, (22/5) - Perusahaan terbuka yang bergerak di bidang konsultasi, integrasi, dan pengelolaan sistem teknologi informasi, PT Multipolar Technology Tbk (IDX:MLPT), mengumumkan rencana untuk melakukan pemecahan saham (stock split). Langkah strategis ini diambil guna meningkatkan likuiditas perdagangan saham Perseroan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

    Selain itu, aksi korporasi ini bertujuan membuat harga saham menjadi lebih terjangkau bagi investor ritel sehingga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan jumlah pemegang saham. Berdasarkan dokumen keterbukaan informasi yang dirilis manajemen pada Kamis (21/5/2026), rasio pemecahan saham yang ditetapkan adalah sebesar 1:25. Melalui rasio tersebut, total jumlah saham Perseroan yang awalnya tercatat sebanyak 1.875.000.000 lembar saham biasa akan meningkat secara proporsional menjadi 46.875.000.000 lembar saham.

    Seiring dengan melonjaknya jumlah saham, nilai nominal per saham juga akan disesuaikan dari yang semula sebesar Rp100,00 per saham menjadi Rp4,00 per saham. Pihak manajemen menegaskan bahwa pelaksanaan stock split ini tidak akan mengubah hak suara maupun nilai ekonomis kepemilikan saham dari para pemegang saham saat ini.

    Sebelum melangkah ke tahap akhir, Perseroan telah mengantongi persetujuan prinsip dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui surat resmi tertanggal 11 Mei 2026. Perseroan kini bersiap untuk meminta persetujuan dari para pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 29 Juni 2026. Pemanggilan resmi untuk agenda RUPSLB tersebut akan didistribusikan kepada pemegang saham yang berhak pada tanggal 5 Juni 2026.

    Merujuk pada estimasi jadwal pelaksanaan, perdagangan saham dengan nilai nominal lama di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi akan berakhir pada 28 Juli 2026. Selanjutnya, perdagangan saham dengan nilai nominal baru yang lebih terjangkau direncanakan mulai aktif di bursa pada tanggal 29 Juli 2026. (end)