PTP NONPETIKEMAS PASTIKAN ARUS BARANG AMAN SAAT LEBARAN
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
16 March 2026
07450219
IQPlus, (16/3) - PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) memastikan layanan operasional pelabuhan tetap berjalan optimal selama periode Ramadhan hingga Lebaran 1447 Hijriah.
Komitmen ini dilakukan untuk menjaga kelancaran arus barang sekaligus mendukung keberlanjutan rantai logistik nasional.
Sebagai bagian dari Pelindo Group, perusahaan memiliki peran strategis dalam layanan bongkar muat kargo curah cair, curah kering, serta general cargo di berbagai wilayah operasional.
Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha sekaligus Pelaksana Tugas Direktur Operasi PTP Nonpetikemas, Dwi Rahmad Toto S., menegaskan bahwa seluruh aktivitas kepelabuhanan tetap berjalan normal selama Ramadhan hingga Lebaran.
Operasional pelabuhan dijalankan selama 24 jam setiap hari agar proses bongkar muat kapal serta distribusi logistik nasional tetap lancar.
Untuk mendukung hal tersebut, PTP Nonpetikemas menyiapkan sumber daya manusia, peralatan operasional, serta sistem layanan di seluruh cabang yang tersebar di 11 pelabuhan di Indonesia.
Komitmen PTP Nonpetikemas dalam menjaga kelancaran arus barang serta bahan pokok dlm mendukung kesinambungan rantai logistik nasional.
Seluruh kegiatan operasional, mulai dari bongkar muat, receiving, hingga delivery, dijalankan dengan sistem kerja 24/7 guna memastikan layanan tetap aman, lancar, dan sesuai standar pelayanan.
Menjelang Lebaran, aktivitas distribusi logistik diperkirakan meningkat, terutama sebelum pembatasan lalu lintas angkutan barang dan setelah arus balik Lebaran.
Senior Manager Sekretaris Perusahaan PTP Nonpetikemas, Fiona Sari Utami, menambahkan bahwa perusahaan juga menempatkan aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) serta kepatuhan terhadap prosedur operasional sebagai prioritas utama dalam setiap kegiatan pelayanan.
"Kelancaran operasional pelabuhan tidak dapat dicapai tanpa koordinasi yang kuat dengan seluruh pemangku kepentingan. Karena itu, kami terus memperkuat sinergi dengan berbagai stakeholder agar pengaturan lalu lintas dan aktivitas kepelabuhanan dapat berjalan optimal selama periode Lebaran,"ujar Fiona. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
