BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    POH HOLDINGS RESMI AMBIL ALIH TECHNO9 INDONESIA, GELAR TENDER WAJIB

    Terbit Pada

    18 December 2025

    Saham Terkait

    Terakhir diperbarui: 12-03-2026, 04:30:pm

    35146116

    IQPlus, (18/12) - Pengendali baru PT Techno9 Indonesia Tbk (NINE), POH Holdings Pte. Ltd., resmi melakukan pengambilalihan perseroan melalui pembelian saham pada 17 September 2025. Dalam transaksi tersebut, POH Holdings membeli sebanyak 413,35 juta saham NINE sehingga total kepemilikan pengendali baru mencapai 773,35 juta saham atau setara 35,85% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan.

    Saham tersebut dibeli dari Heddy Kandou selaku pengendali lama serta Noprian Fadli. Sejalan dengan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 9/POJK.04/2018, pengambilalihan ini mewajibkan pengendali baru untuk melaksanakan Penawaran Tender Wajib (PTW).

    Penawaran Tender Wajib akan dilakukan oleh POH Holdings melalui PT Poh Investment Indonesia selaku pihak yang ditunjuk. Tender tersebut ditujukan kepada pemegang saham publik dengan jumlah maksimum sebanyak 1,29 miliar saham atau sekitar 59,73% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan.

    Harga penawaran dalam Tender Wajib ditetapkan sebesar Rp131 per saham dengan nilai nominal Rp10 per saham. Dengan demikian, apabila seluruh saham publik yang menjadi objek penawaran dibeli, total nilai transaksi dapat mencapai sekitar Rp168,79 miliar.

    Manajemen menyampaikan bahwa Heddy Kandou dan Noprian Fadli merupakan pihak yang telah melepas sahamnya dalam transaksi pengambilalihan, sehingga saham yang dimiliki keduanya dikecualikan dari pembelian dalam Penawaran Tender Wajib sesuai dengan Pasal 7 ayat (1) huruf b angka 1 POJK No. 9/2018.

    PT Poh Investment Indonesia selaku pihak yang menawarkan juga menyatakan memiliki dana yang cukup untuk menyelesaikan dan melakukan pembayaran atas seluruh saham yang ditawarkan dalam Penawaran Tender Wajib tersebut.

    Adapun tujuan pengambilalihan PT Techno9 Indonesia Tbk oleh pengendali baru adalah untuk investasi dan pengembangan usaha. Pengendali baru berencana melanjutkan bisnis yang telah dijalankan perseroan, sekaligus melakukan pembaruan dan perluasan cakupan usaha di bidang teknologi informasi.

    Selain itu, POH Holdings juga berencana melaksanakan aksi korporasi berupa Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD). Rencana tersebut telah memperoleh persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) perseroan dan dituangkan dalam Akta Pernyataan Keputusan RUPSLB PT Techno9 Indonesia Tbk No. 101 tertanggal 30 April 2025.

    Berdasarkan keterbukaan informasi, periode Penawaran Tender Wajib akan berlangsung pada 19 Desember 2025 hingga 18 Januari 2026, dengan pembayaran hasil penawaran dijadwalkan pada 27 Januari 2026. (end)