PERURI TAMPILKAN INOVASI DAUR ULANG LIMBAH PRODUKSI
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
02 July 2026
18237169
IQPlus, (2/7) - Komitmen terhadap praktik bisnis berkelanjutan terus diperkuat PERURI melalui berbagai inovasi pengelolaan limbah.
Salah satu upaya tersebut ditampilkan dalam ajang Sunda Karsa Fest: Karya Kreatif Jawa Barat (KKJ) 2026 yang berlangsung pada 26-28 Juni 2026 di Trans Convention Center, Bandung.
Melalui partisipasinya, perusahaan memperlihatkan bagaimana limbah produksi dapat diolah kembali menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi sekaligus mendukung konsep ekonomi sirkular.
Beragam Program Keberlanjutan Dipamerkan
Pada pameran tersebut, PERURI menghadirkan booth yang menampilkan sejumlah program keberlanjutan perusahaan.
Tidak hanya menyoroti pengelolaan limbah, perusahaan juga memperkenalkan berbagai inisiatif yang telah dijalankan untuk mendukung target pembangunan berkelanjutan.
Beberapa program yang diperkenalkan meliputi:
- Pengelolaan limbah produksi berbasis ekonomi sirkular.
- Pelestarian keanekaragaman hayati (biodiversitas).
- Efisiensi energi melalui penggunaan lampu LED.
- Pemanfaatan kendaraan listrik dalam operasional perusahaan.
- Penggunaan energi terbarukan melalui PLTS Atap.
- Optimalisasi aset dengan konsep yang lebih ramah lingkungan.
Limbah Kertas Berharga Diolah Menjadi Paving Block
Salah satu inovasi yang menjadi perhatian adalah pemanfaatan limbah kertas berharga (security waste).
Limbah tersebut tidak langsung dibuang, melainkan melalui proses pengelolaan yang tetap menjaga aspek keamanan informasi perusahaan.
Tahapan pengolahannya meliputi:
- Limbah kertas dihancurkan terlebih dahulu.
- Material kemudian dimusnahkan menggunakan insinerator.
- Abu hasil pembakaran diproses dan dicampur dengan material lain.
- Campuran tersebut dicetak menjadi paving block yang dapat dimanfaatkan kembali.
Melalui pendekatan ini, perusahaan tidak hanya memastikan dokumen sensitif dimusnahkan secara aman, tetapi juga mengurangi volume limbah yang berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Peruri WearCycle Kurangi Limbah Tekstil
Selain limbah kertas, PERURI juga mengembangkan program Peruri WearCycle sebagai solusi untuk mengelola seragam kerja yang sudah tidak digunakan.
Lewat program tersebut, seragam bekas diolah menjadi berbagai produk baru yang memiliki nilai guna. Inisiatif ini sekaligus membantu mengurangi limbah tekstil serta membuka peluang kolaborasi bersama pelaku UMKM dalam menghasilkan produk daur ulang yang lebih bernilai.
Selaras dengan Tema KKJ 2026
Keikutsertaan PERURI dalam Sunda Karsa Fest sejalan dengan tema yang diusung pada penyelenggaraan tahun ini, yakni "Resilien, Stabil, Berkelanjutan: Memelihara Ekosistem Ekonomi Budaya Digital dan Keseimbangan Ekologi menuju Jabar Istimewa."
Agenda tahunan tersebut bertujuan memperkuat pengembangan ekonomi syariah sekaligus meningkatkan kontribusi Jawa Barat terhadap pertumbuhan ekonomi nasional melalui pendekatan yang berkelanjutan.
Perkuat Komitmen terhadap ESG
Melalui berbagai program tersebut, PERURI menegaskan bahwa keberlanjutan tidak hanya diwujudkan melalui pengelolaan limbah, tetapi juga lewat efisiensi energi, pemanfaatan energi bersih, hingga kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menciptakan manfaat yang lebih luas.
Partisipasi perusahaan dalam Sunda Karsa Fest KKJ 2026 diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan limbah secara bertanggung jawab sekaligus mendorong penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam dunia industri. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
