PERUM BULOG MILIKI STOK BERAS 5,18 JUTA TON PER 2 JULI
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
03 July 2026
18347220
IQPlus, (3/7) - Direktur Utama Perum Bulog Letjen TNI Purn Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan Perum Bulog saat ini miliki stok beras 5,18 juta ton per 2 Juli 2026.
"Stok beras tertinggi ini terhitung per tanggal 2 Juli 2026," katanya di Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel), Jumat.
Rizal mengatakan stok cadangan beras itu ditampung di sejumlah gudang dengan total kapasitas 6,36 juta ton sehingga masih ada sisa ruang penyimpanan dengan daya tampung 1,18 juta ton.
Tahun 2026 realisasi pengadaan beras di Bulog ditargetkan 4 juta ton. Dan per 2 Juli 2026, Bulog telah melakukan serapan 3,26 juta ton atau 81,65 persen dari target.
Sedangkan untuk realisasi penyaluran beras stabilitas pasokan dan harga pangan (SPHP) secara nasional telah dilakukan Bulog sebanyak 408.000 ton, ujar dia. Selain itu, bantuan pangan terealisasi 99 persen atau 662.886 ton kepada 33,14 juta penerima manfaat.
Saat menghadiri peresmian gudang pangan di komplek Pergudangan Bulog Kanwil Kalimantan Selatan di Banjarbaru, Rizal mengapresiasi kinerja jajarannya di Kalimantan Selatan baik dalam hal serapan maupun penyaluran beras hingga jagung.
Untuk stok beras saat ini di Kalsel 22.317 ton yang cukup sampai pertengahan Juni 2027 mendatang. Begitu juga realisasi serapan beras terbilang tinggi mencapai 8.948 ton dan jagung 123 ton.
"Kalsel juga tinggi realisasi penyaluran beras SPHP mencapai 8.428 ton atau 74,81 persen dari penugasan," ujar dia.
Hadir meresmikan gudang pangan di komplek Pergudangan Bulog Kanwil Kalimantan Selatan Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi yang lebih dikenal sebagai Titiek Soeharto.
Dia berpesan gudang berkapasitas 3.500 ton itu agar senantiasa dapat menjaga keamanan dan kebersihannya.
"Stok pangan yang disimpan juga jangan terlalu lama maksimal 4 bulan, jadi harus tinggi realisasi penyalurannya agar terus berputar untuk stok baru," katanya. (end/ant)
Riset Terkait
Berita Terkait
