BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    PERTAGAS BUKUKAN KINERJA SOLID DI TAHUN 2025

    Kategori

    Ekonomi Bisnis

    Terbit Pada

    10 March 2026

    06847537

    IQPlus, (10/3) - PT Pertamina Gas (Pertagas), bagian dari Subholding Gas PT Pertamina (Persero), mencatatkan kinerja operasional yang positif sepanjang 2025.

    Pertumbuhan terlihat di berbagai lini bisnis utama, mulai dari transportasi gas, transportasi minyak, regasifikasi, hingga transportasi LPG yang seluruhnya mengalami peningkatan volume penyaluran dibandingkan tahun sebelumnya.

    Peningkatan tersebut didukung oleh penguatan konektivitas jaringan pipa dengan sumber pasokan gas utama serta pengembangan infrastruktur energi yang semakin terintegrasi.

    Langkah ini turut memperluas jangkauan layanan perusahaan bagi pelanggan di berbagai sektor industri dan komersial di Indonesia.

    Sepanjang 2025, volume penyaluran gas tercatat melampaui 1.500 MMSCFD, meningkat sekitar 4 persen dari realisasi tahun sebelumnya.

    Sementara itu, transportasi minyak mencapai lebih dari 174 ribu barel per hari (BOPD) atau tumbuh sekitar 8 persen, seiring meningkatnya aktivitas sektor hulu migas dan tambahan pasokan dari sejumlah wilayah produksi.

    Kinerja positif juga terlihat pada segmen regasifikasi dengan volume sekitar 155 BBTUD, naik sekitar 6 persen.

    Di sisi lain, produksi LPG mencatatkan pertumbuhan sekitar 5 persen dengan volume penyaluran lebih dari 450 ton per hari sepanjang 2025.

    Direktur Utama Pertagas, Indra Sembiring, menyampaikan bahwa capaian tersebut turut didorong oleh bertambahnya basis pelanggan di berbagai sektor.

    Saat ini layanan Pertagas telah menjangkau lebih dari 60 pelanggan industri strategis, seperti kelistrikan, pupuk, petrokimia, oleochemical, baja, keramik, dan kaca, serta melayani lebih dari 250 ribu sambungan rumah tangga dan UMKM di berbagai wilayah Indonesia.

    "Sebagai perusahaan infrastruktur midstream, Pertagas berkomitmen memastikan pasokan energi yang andal dari sumber produksi hingga ke berbagai sektor strategis nasional, mulai dari pembangkit listrik dan industri hingga kebutuhan energi rumah tangga masyarakat," ujar Indra. (end)