PERKUAT MODAL, DGNS BAKAL TERBITKAN SAHAM MELALUI PRIVATE PLACEMENT
Share via
Terbit Pada
28 April 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 16-04-2026, 09:21:am
11732597
IQPlus, (28/4) - PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk. (DGNS) secara resmi mengajukan permohonan pencatatan saham tambahan kepada PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin, 27 April 2026. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari rencana Penambahan Modal Tanpa Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement.
Dalam surat resminya, Direktur Utama PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk., Fergus Richard, menyatakan bahwa Perseroan berencana menerbitkan saham baru sebanyak 29.651.500 lembar. Seluruh saham tersebut akan diambil bagian oleh investor perorangan bernama Gene Richard. "Harga pelaksanaan ditetapkan sebesar Rp269,00 per lembar saham," tulis manajemen dalam dokumen tersebut.
Dengan harga tersebut, Perseroan diperkirakan akan meraup dana segar mencapai Rp7.976.253.500,00. Penetapan harga pelaksanaan ini diklaim telah sesuai dengan Peraturan Bursa Efek Indonesia I-A, yakni sekurang-kurangnya 90% dari rata-rata harga penutupan saham Perseroan selama 25 hari bursa berturut-turut di pasar reguler. Adapun rata-rata harga penutupan saham DGNS pada periode 13 Maret hingga 24 April 2026 tercatat berada di level Rp289,00.
Rencana aksi korporasi ini sebelumnya telah mendapatkan lampu hijau dari para pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Independen yang digelar pada 6 April 2026 lalu. Dalam rapat tersebut, Perseroan sebenarnya mengantongi izin untuk menerbitkan maksimal 125.000.000 saham baru atau setara 10% dari modal ditempatkan dan disetor penuh.
Manajemen menegaskan bahwa tidak terdapat hubungan afiliasi antara Perseroan dengan Gene Richard selaku pemodal. Jika seluruh proses administrasi berjalan lancar, pelaksanaan penerbitan saham kepada investor dijadwalkan akan terlaksana pada 8 Mei 2026. Melalui tambahan modal ini, PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk. berharap dapat memperkuat struktur permodalan perusahaan guna mendukung pertumbuhan bisnis di masa mendatang. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
