PEMBENAHAN KESELAMATAN KERETA JADI FOKUS USAI INSIDEN BEKASI
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
28 April 2026
11754698
IQPlus, (28/4) - Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria menyampaikan bahwa pembenahan keselamatan perkeretaapian menjadi fokus dan masuk program kerja tahun ini, menyusul terjadinya kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, pada Senin (27/4) malam.
"Sebetulnya sudah masuk dalam program kerja kita tahun ini, sebagaimana diarahkan Presiden terkait kurang lebih 1.800 perlintasan kereta yang selama ini memang wajib diperbaiki, harus ada pintunya," kata Dony saat dijumpai wartawan di Kantor Kemenko Bidang Perekonomian Jakarta, Selasa.
Dengan peristiwa kecelakaan ini, ia menyampaikan bahwa pemerintah memperkuat upaya peningkatan keselamatan transportasi massal secara menyeluruh, termasuk melakukan evaluasi terhadap sistem yang ada.
"Apalagi dengan kejadian ini, kita melakukan evaluasi total terhadap keamanan daripada transportasi massal kita," kata Dony.
Ia juga memastikan bahwa seluruh aspek akan dievaluasi, termasuk dari sisi manajemen, dengan mencermati penyebab dan dampak kejadian, sembari menunggu hasil investigasi resmi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
"Tadi malam saya juga ke sana (Stasiun Bekasi Timur), kita turut berduka cita dan prihatin terhadap kecelakaan yang terjadi," kata Dony.
Sementara itu, CEO Danantara Rosan Roeslani juga menyampaikan keprihatinan atas kecelakaan kereta yang terjadi.
Ia menegaskan bahwa evaluasi akan dilakukan secara menyeluruh, terutama terhadap sistem keselamatan yang ada.
Menurut dia, keselamatan merupakan aspek utama dalam operasional, di samping peningkatan kenyamanan dan menjadi hal yang terus dievaluasi.
"Kita melakukan evaluasi secara menyeluruh, terutama keselamatan segala sistem yang ada, dan memang kita selalu mengevaluasi secara menyeluruh," kata Rosan. (end/ant)
Riset Terkait
Berita Terkait
