BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    MENPERIN TEGASKAN INDUSTRI RI TANGGUH DI TENGAH GANGGUAN BAHAN BAKU

    Kategori

    Ekonomi Bisnis

    Terbit Pada

    15 April 2026

    10452647

    IQPlus, (15/4) - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan industri nasional tetap memiliki daya tahan kuat, meski menghadapi gangguan pasokan dari sisi bahan baku akibat ketidakpastian geopolitik global.

    Menurutnya, di Jakarta, Rabu, persoalan bahan baku saat ini menjadi isu utama seluruh sektor industri, termasuk tekstil dan produk tekstil (TPT), yang tak hanya terjadi di Indonesia.

    Namun, ia memastikan kondisi tersebut masih dapat dihadapi dengan optimisme.

    "Bahan baku pasti menjadi isu yang terkhusus dan terpenting dari ketidakpastian geopolitik yang kita hadapi," ujar Menperin.

    Lebih lanjut, dirinya meyakini bahwa ketidakpastian geopolitik dunia akan segera berakhir, serta menekankan bahwa industri domestik memiliki daya tahan yang kuat terhadap tekanan dari dinamika global.

    "Tapi saya yakin, kita harus optimis bahwa ketidakpastian geopolitik ini sudah cukup lama, tapi akan selesai dalam waktu yang dekat," katanya.

    Menperin mencontohkan pengalaman Indonesia saat menghadapi pandemi COVID-19, yang pada saat itu industri nasional dinilai mampu menunjukkan resiliensi tinggi dan bangkit lebih cepat dibandingkan banyak negara lain.

    "Ketika kita menghadapi COVID misalnya, dimana jelas sekali resiliensi, survival dari industri kita luar biasa tinggi, sehingga begitu kalau boleh disebut krisis itu berlalu, maka industri kita itu menjadi industri yang lebih cepat tumbuh kembali dibandingkan dengan negara-negara lain," tuturnya.

    Ia menekankan tantangan pasokan dan pasar bukan hanya dialami Indonesia, melainkan juga menjadi fenomena global. Dengan demikian, daya tahan industri nasional dinilai tetap kompetitif dalam menghadapi tekanan tersebut.

    "Sekali lagi yang menghadapi permasalahan supply, market, itu bukan hanya di Indonesia," kata Agus. (end/ant)