INDEF BERI REKOMENDASI MITIGASI INDUSTRI ATAS DAMPAK PELEMAHAN RUPIAH
Share via
Kategori
Komoditi
Terbit Pada
18 May 2026
13748945
IQPlus, (18/5) - Institute for Development of Economics and Finance (Indef) memberikan sejumlah rekomendasi mitigasi risiko bagi industri terhadap dampak dari pelemahan atau depresiasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
Adapun nilai tukar rupiah pada Senin (18/6) pagi bergerak melemah 33 poin atau 0,19 persen menjadi Rp17.630 dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp17.597 per dolar AS.
Direktur Eksekutif Indef Esther Sri Astuti di Jakarta, Senin, mengatakan rekomendasi pertama bagi industri dalam memitigasi risiko ini adalah dengan perusahaan memperkuat penggunaan instrumen lindung nilai (hedging) untuk melindungi arus kas dari fluktuasi kurs mata uang asing.
Esther menilai hal ini karena depresiasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS secara signifikan dapat menekan industri manufaktur, terutama industri yang masih sangat bergantung pada bahan baku impor.
"Kondisi ini berimbas langsung pada pasar kerja melalui pembengkakan biaya produksi, kenaikan inflasi impor (imported inflation), ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK), serta turunnya serapan tenaga kerja akibat terhambatnya ekspansi usaha," kata dia. (end/ant)
Riset Terkait
Berita Terkait
