HARGA DOC STABIL, LABA BERSIH MALINDO FEEDMILL MELONJAK 96,05% DI KUARTAL I 2026
Share via
Terbit Pada
18 May 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 30-04-2026, 04:31:pm
13749595
IQPlus, (18/5) - PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN) atau Perseroan mengawali tahun buku 2026 dengan catatan kinerja keuangan yang solid. Emiten perunggasan terintegrasi ini sukses membukukan lonjakan laba bersih berjalan sebesar 96,05% menjadi Rp123,28 miliar pada kuartal I-2026, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp62,88 miliar.
Merujuk pada paparan kinerja keuangan hingga akhir Maret 2026, pertumbuhan impresif dari sisi profitabilitas ini ditopang kuat oleh kestabilan pasar makro industri peternakan. "Faktor utama kenaikan ini adalah harga-harga anak ayam usia sehari (day-old chick/DOC) dan ayam pedaging (broiler) yang cenderung stabil," tulis manajemen dalam Materi Public Expose.
Sejalan dengan meroketnya laba bersih, penjualan bersih Perseroan sepanjang tiga bulan pertama tahun ini terkerek naik 16,61% secara tahunan (year-on-year) menjadi Rp3,69 triliun dari sebelumnya sebesar Rp3,17 triliun di kuartal I-2025.
Jika dibedah per segmen, bisnis perbibitan anak ayam/itik usia sehari menjadi motor penggerak utama pertumbuhan dengan lonjakan pendapatan mencapai 69,20%, yakni dari Rp477,77 miliar melesat ke posisi Rp808,39 miliar. Segmen pakan ternak juga tumbuh positif sebesar 10,92% atau bertambah sebesar Rp206,91 miIiar. Selain itu, lini makanan olahan ikut terkerek naik 16,81%.
Kendati demikian, segmen ayam pedaging menderita koreksi tipis sebesar 2,49% atau turun Rp15,91 miliar. Sementara lini pendapatan lain-lain terkikis tipis 0,48% atau senilai Rp604 juta dibandingkan periode Maret tahun lalu.
Pertumbuhan volume bisnis ini otomatis mengerek posisi aset Malindo Feedmill per Maret 2026 menjadi Rp6,10 triliun, tumbuh 14,06% dari posisi Maret 2025 yang senilai Rp5,34 triliun. Di sisi lain, jumlah kewajiban/liabilitas berada di angka Rp2,60 triliun, meningkat 15,20%, serta dana syirkah temporer tercatat sebesar Rp496,74 miliar.
Strategi Menghadapi Tantangan 2026
Meski membuka lembaran awal tahun dengan performa positif, manajemen PT Malindo Feedmill Tbk menegaskan tetap mewaspadai sejumlah tantangan industri peternakan yang dinamis. Beberapa kendala yang diantisipasi meliputi fluktuasi harga akibat dinamika penawaran dan permintaan (supply-demand), volatilitas harga bahan baku utama, gejolak kurs valuta asing, hingga ketatnya kompetisi efisiensi di pasar.
Guna menjaga konsistensi kinerja di sepanjang tahun 2026, Perseroan telah menyiapkan sejumlah langkah taktis. Fokus utama Malindo difokuskan pada penguatan efisiensi operasional, manajemen biaya (cost management), serta optimalisasi formulasi pakan ternak.
Selain itu, perusahaan terus memacu digitalisasi produktivitas dan berencana melanjutkan proyek instalasi panel surya (solar panel) untuk menekan biaya energi jangka panjang. Tidak hanya mengandalkan pasar domestik, Malindo juga bersiap memanfaatkan potensi pertumbuhan ekspor untuk memperluas jangkauan pasar secara global. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
