GRUP KOPI KENANGAN CATAT LABA TAHUNAN PERTAMANYA
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
27 January 2026
02647373
IQPlus, (27/1) - Salah satu jaringan kedai kopi terbesar dan tercepat pertumbuhannya di Indonesia telah mencapai tonggak penting bagi perusahaan rintisan mana pun: laba tahunan pertamanya.
Menurut dokumen yang dibagikan kepada The Business Times, hasil keuangan yang belum diaudit untuk tahun 2025 menunjukkan bahwa laba bersih Grup Kopi Kenangan mencapai US$17 juta di tingkat grup. Pendapatan grup juga meningkat 45 persen dari tahun ke tahun hingga mencapai US$184 juta.
Jaringan kedai kopi ini mengaitkan pertumbuhannya dengan platform teknologinya, yang membantu mendorong lonjakan akuisisi pelanggan baru sebesar 159 persen.
"Pertumbuhan kami di tahun 2025 didorong oleh teknologi dan ekspansi yang terukur. Kami memperoleh 4,47 juta pelanggan baru melalui ekosistem digital kami dan membuka 347 gerai baru sekaligus meningkatkan profitabilitas," kata Edward Tirtanata, CEO dan salah satu pendiri Kopi Kenangan.
Pengguna yang melakukan transaksi digital bulanan juga tumbuh 116 persen hingga mencapai 1,5 juta pada Desember 2025.
Grup ini memiliki 1.324 gerai yang dibuka di enam negara Indonesia, Singapura, Malaysia, Filipina, Australia, dan India pada akhir tahun 2025. Indonesia, pasar domestiknya, tetap menjadi pasar inti grup dengan 1.136 gerai.
Malaysia adalah pasar luar negeri terbesar grup ini dengan sekitar 158 toko pada akhir tahun 2025. Grup ini saat ini memiliki 10 toko di Singapura dan sedang mencari peluang untuk berekspansi di negara kota tersebut.
Kopi Kenangan membuka 347 toko baru tahun lalu dan berekspansi ke India melalui masuk pasar langsung dan ke Australia melalui perjanjian lisensi tahun lalu.
Kopi Kenangan dimulai sebagai warung kopi lokal di Indonesia pada tahun 2017 dan bisnisnya di sana menghasilkan keuntungan yang cukup besar sebelum pajak pada tahun 2019. Perusahaan rintisan ini berkembang menjadi grup multi-merek sekitar tahun 2020 dan berekspansi ke luar negeri pada tahun 2022.
Pendapatan bersih bisnis Kopi Kenangan di Malaysia hampir berlipat ganda dari tahun 2024 menjadi RM111 juta tahun lalu.
Laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) membaik dari kerugian pada tahun 2023 menjadi RM5 juta pada tahun 2024 dan menguat menjadi RM17 juta tahun lalu. Grup tersebut mengatakan kerugian bersih terus menyempit dan mengharapkan bisnisnya di Malaysia akan menghasilkan laba bersih positif pada tahun 2026.
Dalam sebuah wawancara dengan The Business Times, Tirtanata berbagi bahwa pertumbuhan pelanggan yang kuat juga telah membantu mendukung investasi grup dalam platform teknologinya. Tirtanata menjelaskan bahwa platform teknologinya membantu grup tersebut memperoleh pelanggan baru, tetapi ekspansi pelanggan di tahun-tahun sebelumnya belum mencapai skala yang memadai.(end)
Riset Terkait
Berita Terkait
