BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    DOLAR AUSSIE DAN SELANDIA BARU MENGUAT RABU INI

    Kategori

    Komoditi

    Terbit Pada

    22 April 2026

    11139730

    IQPlus, (22/4) - Dolar Australia dan Selandia Baru menguat pada hari Rabu karena AS memperpanjang gencatan senjata dengan Iran tanpa batas waktu untuk memungkinkan pembicaraan perdamaian lebih lanjut, dengan dolar Selandia Baru mendapatkan dukungan tambahan dari ekspektasi yang menguat akan kenaikan suku bunga pada bulan Mei.

    Dolar Australia naik tipis 0,1 persen menjadi US$0,7157, setelah turun 0,4 persen semalam hingga serendah US$0,7130 karena rencana putaran kedua negosiasi antara Washington dan Teheran gagal. Saat ini menghadapi resistensi di level tertinggi empat tahun di US$0,7222, sementara dukungan berada di sekitar US$0,7115.

    Dolar Selandia Baru naik 0,2 persen menjadi US$0,5904, setelah memangkas sebagian besar kenaikan pasca-inflasi semalam untuk berakhir 0,1 persen lebih tinggi. Dolar Selandia Baru menghadapi resistensi di level tertinggi lima minggu di US$0,5929.

    Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Selasa bahwa ia akan memperpanjang gencatan senjata dengan Iran, beberapa jam sebelum masa berlakunya berakhir, untuk memungkinkan kedua negara melanjutkan pembicaraan damai. Perpanjangan ini membantu indeks berjangka Wall Street pulih lebih dari 0,5 persen di Asia.

    "Situasi di Timur Tengah belum berubah: tidak ada pembicaraan, tidak ada pertempuran, dan tidak ada kapal yang melewati Selat Hormuz. Kombinasi ini merupakan pertanda buruk bagi perekonomian dunia," kata Joseph Capurso, kepala ekonomi internasional di Commonwealth Bank of Australia.

    "Namun untuk saat ini, pelaku pasar berasumsi bahwa Selat akan segera dibuka kembali karena penutupannya tidak dapat diterima baik oleh AS maupun Iran." (end/Reuters)