CDI GROUP (CDIA) BIDIK PERTUMBUHAN JANGKA PANJANG LEWAT EKSPANSI MULTI-SEKTOR
Share via
Terbit Pada
30 April 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 16-04-2026, 11:51:am
11937419
IQPlus, (30/4) - PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDI Group/IDX: CDIA) terus mempercepat ekspansi platform infrastrukturnya sepanjang Kuartal I-2026 dengan memperluas aset logistik, energi, air, serta pelabuhan guna memperkuat pertumbuhan jangka panjang. Strategi ekspansi berkelanjutan ini menjadi pendorong utama pertumbuhan pendapatan Perseroan sebesar 19 persen secara tahunan (year-on-year) menjadi USD41,2 juta pada tiga bulan pertama tahun ini.
Direktur CDI Group, Jonathan Kandinata, mengatakan ekspansi strategis yang dijalankan sejak 2025, termasuk penambahan aset logistik maritim dan darat serta peningkatan kapasitas energi surya, berhasil memperkuat basis bisnis Perseroan. Langkah tersebut turut mendorong adjusted EBITDA melonjak 125,4 persen (year-on-year) menjadi USD14,1 juta.
Menurut Jonathan, CDI Group terus memperkuat model bisnis infrastruktur terintegrasi melalui eksekusi disiplin terhadap berbagai proyek strategis di seluruh segmen usaha. Hal ini ditopang utilisasi aset yang tinggi, pendapatan berulang yang stabil, serta peningkatan kontribusi dari pihak ketiga.
Pada sektor logistik maritim, CDIA menambah armada melalui kehadiran Boreas, kapal tanker kimia berkapasitas 9.000 DWT yang dikembangkan bersama Fukuoka Shipbuilding Co Ltd, Jepang. Kapal yang akan mulai beroperasi tahun ini tersebut dirancang untuk melayani pasar domestik dan internasional, sekaligus memperluas jangkauan CDI Group di kawasan Asia dan Eropa.
Ekspansi juga dilakukan di sektor energi melalui peningkatan kapasitas tenaga surya menjadi 11 MWp, dengan tambahan sekitar 5 MWp yang sedang dalam tahap pengembangan dan ditargetkan beroperasi pada 2026. Di segmen air, Perseroan menambah kapasitas 600 liter per detik di WTP Krenceng serta membangun fasilitas pengolahan air limbah berkapasitas 1.200 meter kubik per hari di Cilegon.
Sementara itu, pada sektor pelabuhan dan penyimpanan, pengembangan infrastruktur berbasis dana IPO terus berjalan, mencakup pembangunan tangki penyimpanan, pipa etilena, fasilitas pendukung, hingga tangki bitumen berkapasitas 12.000 meter kubik yang ditargetkan rampung tahun ini. Untuk logistik, CDI Group menargetkan ekspansi armada hingga mencapai 20 kapal pada akhir 2026.
Dengan likuiditas sebesar USD954,2 juta dan rasio utang terhadap kapitalisasi 39 persen, CDI Group menilai posisi keuangan Perseroan tetap solid untuk mendukung pipeline ekspansi yang agresif sekaligus menjaga ketahanan bisnis di tengah dinamika pasar.
Sebagai informasi, PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) membukukan pendapatan sebesar USD41,24 juta hingga 31 Maret 2026, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar USD34,64 juta. Kenaikan pendapatan tersebut turut mendorong laba kotor Perseroan menjadi USD10,07 juta, naik dari USD9,20 juta pada Kuartal I-2025.
Meski pendapatan tumbuh, laba sebelum pajak CDIA tercatat turun menjadi USD11,93 juta dari USD30,25 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya. Penurunan ini terutama dipengaruhi oleh berbaliknya pos lain-lain bersih dari keuntungan USD14,72 juta menjadi kerugian sebesar USD360,3 ribu.
Sejalan dengan itu, laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk turun menjadi USD8,40 juta dari USD28,17 juta, dengan laba per saham dasar melemah menjadi USD0,0001 dari USD0,003. Sementara itu, total liabilitas meningkat menjadi USD766,43 juta per 31 Maret 2026 dari USD607,89 juta pada akhir 2025, sedangkan total aset naik menjadi USD1,90 miliar dari USD1,74 miliar. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
