BI PERSEMPIT GAP LITERASI DAN INKLUSI KEUANGAN LEWAT PROGRAM AKSI KLIK
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
06 March 2026
06459452
IQPlus, (6/3) - Bank Indonesia (BI) meluncurkan program Aksi Kuatkan Literasi dan Inklusi keuangan untuk Kesejahteraan (AKSI KLIK) guna mempersempit gap literasi dan inklusi keuangan masyarakat di tengah pesatnya digitalisasi layanan keuangan.
"Meningkatkan inklusi keuangan idealnya diimbangi oleh peningkatan literasi keuangan. Masalahnya tidak hanya soal masyarakat bisa menggunakan account, QRIS, maupun yang lain, tapi bagaimana mereka itu terliterasi," kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam peluncuran AKSI KLIK dan AKU BISA SEJAHTERA yang diikuti secara daring di Jakarta, Jumat.
Merujuk hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) Tahun 2025, tingkat inklusi keuangan masyarakat Indonesia berada di atas tingkat literasi keuangan.
Jika dihitung dengan indikator produk keuangan dan pembayaran di bawah pengawasan OJK dan BI serta mencakup produk dari BPJS dan lembaga jasa keuangan lainnya, indeks inklusi mencapai 92,74 persen. Namun, di sisi lain, indeks literasi masih berada di angka 66,64 persen.
Perry mengingatkan pentingnya peningkatan literasi keuangan di tengah pesatnya digitalisasi layanan keuangan. Menurutnya, literasi diperlukan agar masyarakat tidak hanya mampu mengakses produk keuangan, tetapi juga memahami risiko serta terlindungi dari berbagai kejahatan digital, termasuk pinjaman online ilegal. (end/ant)
Riset Terkait
Berita Terkait
