BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    ADIRA: PENGUATAN DOLAR BERPOTENSI TEKAN PERMINTAAN KREDIT MOBIL BARU

    Terbit Pada

    18 May 2026

    Saham Terkait

    Terakhir diperbarui: 30-07-2025, 01:40:pm

    13757477

    IQPlus, (18/5) - PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) menilai penguatan dolar Amerika Serikat (AS) berpotensi menekan permintaan kredit mobil baru di tengah kondisi pasar otomotif yang sedang lesu.

    Regional Branch Manager New Car 1 Jabo Adira Finance Sigit Rezhatama mengatakan, kenaikan dolar turut mendorong kenaikan biaya bahan baku dan komponen kendaraan. Hal ini memengaruhi minat konsumen untuk mengambil kredit kendaraan baru.

    "Kalau permintaan (kredit) saat ini, saya coba nanya ke beberapa teman-teman di diler gitu kan, memang secara demand untuk permintaan kredit khususnya mengalami penurunan. Penurunannya itu bisa dibilang akibat dari kenaikan dari dolar ya. Itu pasti kan bakal mengakibatkan beberapa komponen mobil yang pasti bakal membengkak secara biaya," ujar Sigit dalam media gathering Adira Expo 2026 di Jakarta, Senin.

    Meski demikian, saat ini harga on the road (OTR) sejumlah kendaraan masih belum mengalami perubahan.

    Selain berpotensi memengaruhi harga kendaraan, Sigit juga mengakui kondisi tersebut bisa berdampak terhadap suku bunga pembiayaan kendaraan ke depan. Namun Adira Finance saat ini masih mempertahankan tingkat bunga pembiayaan yang berlaku dan belum melakukan penyesuaian.

    "Kalau untuk segi bunga, saat ini Adira tetap menggunakan bunga yang sama, belum ada perubahan. Memang kemarin dari manajemen pun kan bisa dibilang secara cost of fund pasti kita bakal naik," terang dia. (end/ant)