BCA Sekuritas

bonds

Fixed Income Daily Notes 22 May 2026

Company

Fixed Income

Published On

22 May 2026 - 08.32am
vector
pdf icon

PDF

Fixed Income Daily Notes 22 May 2026

View

Latest update: 01-07-2026, 17:48

Americas

Data AS solid: manufaktur menguat, pasar tenaga kerja tetap stabil. Indeks PMI manufaktur AS naik ke 55,3 pada Mei 2026—tertinggi sejak 2022—didorong peningkatan produksi dan penyerapan tenaga kerja, meski pertumbuhan pesanan baru mulai melambat di tengah kehati‑hatian permintaan. Di sisi lain, klaim pengangguran tetap rendah di kisaran 209 ribu, mencerminkan pasar tenaga kerja yang masih resilien dan memberi ruang bagi The Fed untuk mempertahankan kebijakan moneter ketat.

Housing starts AS melemah di tengah kenaikan suku bunga KPR. Pembangunan rumah di AS turun 2,8% MoM pada April 2026 menjadi 1,465 juta unit, mencerminkan tekanan dari kenaikan suku bunga KPR yang menahan aktivitas sektor perumahan, terutama pada segmen rumah tapak. Kenaikan suku bunga KPR ke sekitar 6,51%—tertinggi dalam sembilan bulan—sejalan dengan kenaikan yield Treasury, yang turut menekan permintaan perumahan meski segmen multi‑family masih menunjukkan pertumbuhan.

Yield UST 10 tahun naik di tengah ketegangan geopolitik dan sinyal hawkish The Fed. Imbal hasil US Treasury tenor 10 tahun naik ke sekitar 4,62% seiring meningkatnya ketidakpastian negosiasi AS–Iran yang kembali mendorong harga energi dan memperkuat kekhawatiran inflasi. Risalah FOMC juga menunjukkan mayoritas pejabat masih membuka peluang pengetatan jika inflasi bertahan di atas target, meski pasar tetap melihat suku bunga akan ditahan hingga akhir tahun dengan peluang kenaikan terbatas.

 

Europe

Prospek ekonomi Zona Euro dipangkas, sentimen konsumen membaik tipis. Komisi Eropa menurunkan proyeksi pertumbuhan Zona Euro menjadi 0,9% pada 2026 akibat tekanan inflasi dari lonjakan harga energi terkait konflik Timur Tengah, sementara outlook 2027 juga direvisi lebih rendah, mencerminkan dampak shock yang berkepanjangan. Meski demikian, kepercayaan konsumen sedikit membaik pada Mei, tetapi masih berada di zona negatif, menandakan pemulihan yang rapuh di tengah tekanan inflasi dan ekspektasi kebijakan moneter yang tetap ketat.

Yield Eropa stabil di tengah tekanan inflasi dan pelemahan aktivitas. Yield Gilt Inggris bertahan di sekitar 4,97% sementara Bund Jerman naik ke kisaran 3,1% seiring tekanan harga energi akibat kebuntuan konflik AS–Iran yang kembali mendorong kekhawatiran inflasi, meski data PMI menunjukkan kontraksi aktivitas ekonomi di Inggris dan Zona Euro. Kondisi ini mencerminkan dilema kebijakan moneter, di mana tekanan inflasi tetap tinggi sementara momentum pertumbuhan mulai melemah.

Asia

Inflasi Jepang melandai, sentimen konsumen Korea Selatan membaik. Inflasi tahunan Jepang turun ke 1,4% pada April 2026—di bawah target BOJ—dipicu perlambatan harga pangan dan energi meski tekanan dari sektor komunikasi meningkat, menandakan tekanan harga domestik mulai mereda. Sementara itu, indeks keyakinan konsumen Korea Selatan naik ke 106,1 pada Mei, didorong perbaikan ekspektasi pendapatan dan kondisi ekonomi, mencerminkan meningkatnya optimisme rumah tangga meski inflasi tetap terjaga.

Yield obligasi Asia bergerak beragam dipengaruhi energi dan kondisi domestik. Yield obligasi pemerintah Jepang tenor 10 tahun turun tipis ke sekitar 2,77% seiring meredanya harga minyak dan optimisme negosiasi AS–Iran, meski tetap dekat level tertinggi multi‑dekade di tengah ekspektasi kenaikan suku bunga BOJ, sementara di Australia yield 10 tahun turun ke bawah 5% akibat melemahnya data tenaga kerja dan PMI yang mendorong penyesuaian ekspektasi kebijakan moneter menjadi lebih dovish.