BCA Sekuritas

bonds

Fixed Income Daily Notes 7 Aug 2026

Company

Fixed Income

Published On

07 August 2026 - 08.23am
vector
pdf icon

PDF

Fixed Income Daily Notes 7 Aug 2026

View

Latest update: 28-08-2026, 20:13

Americas

Pasar tenaga kerja AS masih kuat. Klaim pengangguran mingguan di AS naik tipis menjadi 199 ribu dan tetap berada di dekat level terendah historis, menunjukkan kondisi pasar tenaga kerja yang masih solid. Di sisi lain, biaya tenaga kerja per unit hanya naik 1,3% pada kuartal II-2026, lebih rendah dari ekspektasi pasar, mengindikasikan tekanan upah dan biaya tenaga kerja masih relatif terkendali meskipun tingkat ketenagakerjaan tetap kuat.

Harga minyak melonjak di tengah ketidakpastian Hormuz. Harga minyak naik 3% ke sekitar USD77,5 per barel setelah muncul usulan dari parlemen Iran yang berpotensi membatasi lalu lintas kapal di Selat Hormuz, termasuk pembatasan bagi kapal AS dan Israel. Sentimen juga dipengaruhi oleh meningkatnya ketegangan kawasan setelah kelompok Houthi mengklaim melakukan serangan terhadap pasukan Saudi, meskipun pasar masih mencermati peluang tercapainya kesepakatan antara AS dan Iran terkait konflik yang berlangsung.

Yield UST bertahan tinggi jelang data tenaga kerja AS. Imbal hasil Treasury AS tenor 10 tahun naik ke sekitar 4,67% seiring pasar masih menilai peluang kenaikan suku bunga The Fed pada September, terutama jika data inflasi yang akan datang kembali menunjukkan tekanan harga yang kuat. Di sisi lain, suku bunga KPR 30 tahun AS naik ke 6,69%, level tertinggi dalam lebih dari setahun, yang terus menekan permintaan kredit perumahan meskipun pasar properti mulai menunjukkan tanda-tanda penyesuaian.

Europe

Penjualan ritel Eurozone melemah. Penjualan ritel Eurozone turun 0,3% MoM pada Juni 2026, berlawanan dengan ekspektasi pasar yang memperkirakan kenaikan, mencerminkan konsumsi rumah tangga yang masih lemah terutama di Jerman dan Prancis. Di sisi lain, euro bertahan di sekitar USD1,15 karena turunnya harga energi memperkuat ekspektasi bahwa ECB akan melanjutkan normalisasi kebijakan secara bertahap, sementara aktivitas ekonomi kawasan tetap menunjukkan perbaikan.

Yield obligasi Eropa turun seiring meredanya risiko inflasi energi. Yield gilt Inggris tenor 10 tahun turun ke sekitar 4,9%, sementara Bund Jerman tenor 10 tahun melemah ke kisaran 3,1% setelah harga minyak terkoreksi di tengah optimisme tercapainya kesepakatan yang dapat memulihkan arus energi melalui Selat Hormuz. Penurunan harga energi membantu meredakan kekhawatiran inflasi dan memperkuat ekspektasi bahwa BoE dan ECB akan mengambil pendekatan yang lebih bertahap dalam kebijakan moneter, meskipun pasar masih melihat peluang kenaikan suku bunga ECB lebih lanjut hingga akhir tahun.

Asia

Belanja rumah tangga Jepang masih lemah, sementara cadangan devisa turun tipis. Pengeluaran rumah tangga Jepang turun 3,3% YoY pada Juni 2026, lebih buruk dari ekspektasi pasar dan menandai kontraksi ketujuh berturut-turut, menunjukkan konsumsi domestik masih menghadapi tekanan. Di sisi lain, cadangan devisa Jepang turun tipis menjadi USD1,287 triliun pada akhir Juli 2026, level terendah dalam sekitar 16 bulan, meskipun tetap berada pada level yang sangat kuat secara historis.

Yield obligasi Jepang dan Australia bertahan rendah di tengah ekspektasi kebijakan bank sentral. Yield JGB tenor 10 tahun turun ke sekitar 2,78% seiring melemahnya harga minyak yang meredakan kekhawatiran inflasi, meskipun risalah BoJ menunjukkan sejumlah anggota masih melihat risiko kenaikan inflasi yang dapat membuka ruang bagi kenaikan suku bunga lebih lanjut. Sementara itu, yield obligasi Australia tenor 10 tahun bertahan di sekitar 4,9% karena pasar semakin yakin RBA akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan mendatang, didukung inflasi yang lebih moderat meskipun konsumsi rumah tangga tetap menunjukkan ketahanan.