Latest update: 23-09-2026, 02:49
Americas
Aktivitas manufaktur AS melambat, namun pasar tenaga kerja tetap solid. Indeks ISM Manufacturing PMI turun ke 54,6 pada Agustus 2026 dari 55,6 pada bulan sebelumnya, mencerminkan moderasi aktivitas manufaktur meski sektor tersebut masih mencatat ekspansi untuk bulan kedelapan berturut-turut. Perlambatan terutama terlihat pada pertumbuhan pesanan baru dan perekrutan tenaga kerja, sementara tekanan biaya dan gangguan rantai pasok tetap tinggi. Di sisi lain, jumlah lowongan kerja AS meningkat menjadi 7,27 juta pada Juli, menunjukkan pasar tenaga kerja masih cukup kuat dan berpotensi mendukung pandangan The Fed untuk mempertahankan kebijakan moneter yang ketat.
Harga minyak naik, sementara emas tertekan oleh ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed. Harga minyak naik mendekati USD 91 per barel dan mencapai level tertinggi dalam hampir enam minggu setelah meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran memicu kekhawatiran gangguan pasokan energi dari kawasan Timur Tengah. Di sisi lain, harga emas bertahan di bawah USD 4.350 per ons karena lonjakan yield obligasi global dan pernyataan hawkish pejabat The Fed memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga AS dalam waktu dekat.
Yield UST sentuh level tertinggi sejak awal 2025. Imbal hasil UST tenor 10 tahun naik ke 4,79%, memperpanjang tren kenaikan selama lima sesi beruntun setelah pejabat The Fed kembali menegaskan komitmen untuk menekan inflasi yang masih persisten. Pelaku pasar kini semakin memperhitungkan peluang kenaikan suku bunga sebesar 25 bps pada September, didukung oleh data ekonomi AS yang tetap solid, termasuk peningkatan lowongan kerja dan ekspansi sektor manufaktur. Kenaikan harga minyak juga turut memperkuat kekhawatiran inflasi dan mendorong kenaikan yield di seluruh tenor Treasury.
Europe
Inflasi Eurozone naik ke level tertinggi sejak 2023. Inflasi Eurozone meningkat menjadi 3,3% YoY pada Agustus 2026, tertinggi sejak September 2023 dan jauh di atas target ECB sebesar 2,0%, terutama akibat lonjakan harga energi di tengah berlanjutnya konflik Timur Tengah. Data ini semakin memperkuat ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga ECB sebesar 25 bps pada September dan membuka peluang pengetatan lanjutan hingga akhir tahun.
Yield obligasi Eropa melonjak di tengah meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga ECB. Yield Bund Jerman tenor 10 tahun naik ke level tertinggi sejak 2011, sementara yield obligasi Prancis, Italia, dan Spanyol juga terus menguat setelah inflasi Eurozone meningkat menjadi 3,3% YoY pada Agustus, jauh di atas target ECB sebesar 2,0%. Lonjakan harga energi akibat konflik Iran turut memperkuat kekhawatiran inflasi yang lebih persisten. Pasar kini semakin memperhitungkan peluang kenaikan suku bunga ECB pada September dan potensi pengetatan lanjutan hingga akhir tahun, sejalan dengan nada hawkish dari pejabat ECB maupun Ketua The Fed Kevin Warsh.
Asia
Inflasi Korea Selatan naik, sementara aktivitas industri Australia menunjukkan pemulihan. Inflasi Korea Selatan meningkat menjadi 3,1% YoY pada Agustus 2026, didorong oleh kenaikan harga layanan publik dan energi, meskipun sebagian besar dipengaruhi faktor basis rendah dan masih berada sedikit di bawah ekspektasi pasar. Di Australia, indikator aktivitas industri melonjak ke level tertinggi sejak Februari akibat kuatnya proyek pusat data.
Yield obligasi Asia naik. Yield JGB tenor 10 tahun menembus 3,0%, level tertinggi sejak 1996, didorong ekspektasi bahwa Bank of Japan akan kembali menaikkan suku bunga untuk meredam pelemahan yen dan tekanan inflasi impor. Sementara itu, yield obligasi Australia tenor 10 tahun naik ke level tertinggi sejak 2011 karena inflasi domestik yang lebih tinggi dari perkiraan, kenaikan harga energi global, serta meningkatnya ekspektasi pengetatan kebijakan oleh bank sentral utama dunia. Kondisi ini menunjukkan tekanan kenaikan yield global masih berlanjut di tengah risiko inflasi yang kembali meningkat.
