BCA Sekuritas
langen
Daily News

EKONOM: MUTU GARAM DOMESTIK KUNCI KURANGI IMPOR GARAM INDUSTRI

Category

Commodity

Published On

08 September 2026

25048747

IQPlus, (8/9) - Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Esther Sri Astuti menilai peningkatan mutu dan kesesuaian spesifikasi garam domestik menjadi kunci untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor garam industri.

Esther mengatakan bagi industri kimia, khususnya chlor-alkali plant (CAP), garam merupakan bahan baku proses kontinu yang harus tersedia dalam jumlah cukup, memiliki mutu yang tepat, harga kompetitif, serta pasokan yang konsisten.

"Persoalannya bukan hanya menggantikan tonase impor dengan tonase produksi lokal. Industri memerlukan fit-for-purpose salt, garam yang memenuhi spesifikasi proses secara konsisten," kata Esther di Jakarta, Selasa.

Data Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menunjukkan kebutuhan garam nasional pada 2024 mencapai sekitar 4,8 juta ton. Lebih dari 55 persen kebutuhan tersebut masih dipenuhi melalui impor, terutama garam industri dengan spesifikasi tinggi.

Rencana Strategis KKP 2025-2029 mencatat kebutuhan garam nasional berkisar 4,5 juta hingga 4,9 juta ton per tahun pada 2024-2025. (end/d/ant)