Terakhir diperbarui: 04-03-2026, 15:53
Americas
Trump picu kegelisahan Eropa lewat pidato keras di Davos. Trump kembali mengguncang hubungan AS–Eropa lewat pidato di Davos, menegaskan ambisinya mengambil Greenland sambil mengecam kebijakan Eropa soal imigrasi dan ekonomi. Ia meredakan sebagian ketegangan dengan menyatakan tidak akan memakai kekuatan militer dan mengklaim ada “kerangka kesepakatan” dengan NATO, meski tanpa detail. Pidatonya juga penuh sindiran terhadap Denmark, Swiss, Prancis, Kanada, dan tokoh politik AS. Audiens Eropa merespons dengan keheningan cemas karena retorikanya dinilai memperdalam keretakan transatlantik. Secara keseluruhan, pidato tersebut semakin menegaskan hubungan AS–Eropa berada pada titik rapuh.
Yield Treasury AS bertahan di 4,29% saat tensi mereda. Yield Treasury AS tenor 10 tahun tetap di sekitar 4,29% akibat sentimen berhati‑hati setelah aksi jual obligasi Jepang memicu tekanan global, sementara rencana pemotongan pajak makanan oleh PM Takaichi menambah kekhawatiran fiskal Jepang. Di sisi geopolitik, ketegangan AS–Eropa soal Greenland sedikit mereda setelah Trump mundur dari ancaman penggunaan kekuatan dan menurunkan retorika tarif, membuat indeks dolar stabil di sekitar 98,8. Prospek kebijakan The Fed dipandang sedikit lebih hawkish di tengah spekulasi Kevin Warsh sebagai kandidat ketua baru, sementara pasar menunggu data klaim pengangguran dan tetap memproyeksikan pemangkasan total 50 bps tahun ini.
Europe
Euro menguat di tengah tensi geopolitik dan sinyal stabilnya kebijakan ECB. Euro bertahan dekat USD1,17, level terkuat dua pekan, saat pasar mencerna pernyataan Trump di Davos yang kembali menegaskan ambisi membeli Greenland namun menolak opsi penggunaan kekuatan. Ketegangan tetap tinggi setelah komite perdagangan Parlemen Eropa menunda pemungutan suara ratifikasi perjanjian dagang AS‑UE, di tengah ancaman tarif AS pada sejumlah negara Eropa yang menolak rencana tersebut. Dari sisi fundamental, ketahanan ekonomi Zona Euro dan inflasi yang mendekati target memperkuat ekspektasi bahwa ECB akan mempertahankan suku bunga pada level saat ini.
Yield Eropa naik imbas pidato Trump di Davos dan tensi soal Greenland. Yield Bund Jerman 10 tahun terus mendekati 2,9% dan yield BTP Italia menuju 3,5%, didorong kekhawatiran geopolitik setelah Trump kembali menegaskan ambisi membeli Greenland dalam pidatonya di Davos meski menolak opsi penggunaan kekuatan. Ketidakpastian makin besar karena komite perdagangan Parlemen Eropa menunda ratifikasi perjanjian dagang AS‑UE, sementara ancaman tarif AS terhadap sejumlah negara Eropa tetap membayangi. Dari sisi kebijakan, prospek ekonomi Zona Euro yang relatif tangguh dan inflasi yang berada dekat target memperkuat ekspektasi bahwa ECB akan mempertahankan suku bunga pada level saat ini untuk jangka waktu yang lama.
Asia
Pengangguran Australia turun ke 4,1%. Tingkat pengangguran Australia turun ke 4,1% pada Desember 2025 dari 4,3% di November, lebih baik dari ekspektasi 4,4%, seiring penurunan jumlah penganggur sebesar 29.800 orang ke level terendah tujuh bulan. Kenaikan lapangan kerja mencapai 65.200, membawa total pekerja ke rekor 14,68 juta. Tingkat partisipasi naik tipis ke 66,7%, sementara underemployment turun signifikan ke 5,7%.
Yield JGB turun lagi setelah imbauan stabilisasi dari pemerintah. Yield obligasi Jepang tenor 10 tahun turun di bawah 2,3% pada Rabu setelah Menkeu Satsuki Katayama meminta pelaku pasar tetap tenang menyusul lonjakan yield ke level tertinggi puluhan tahun akibat proposal PM Takaichi memangkas pajak makanan 8% yang menimbulkan kekhawatiran fiskal. Pasar juga mewaspadai potensi intervensi BOJ melalui program pembelian obligasi tanpa batas jika gejolak berlanjut, sementara pemilu kilat 8 Februari dan agenda fiskal ekspansif Takaichi menambah ketidakpastian. BOJ diperkirakan mempertahankan suku bunga di 0,75% pekan ini setelah kenaikan 25 bps pada Desember.
