bonds

Fixed Income Daily Notes 15 Oct 2026

Perusahaan

Fixed Income

Terbit Pada

15 October 2026 - 08.40am
vector
pdf icon

PDF

Fixed Income Daily Notes 15 Oct 2026

Lihat

Terakhir diperbarui: 04-11-2026, 12:16

Americas

Inflasi AS naik, inflasi inti juga menguat. Inflasi AS pada September meningkat lebih tinggi dari ekspektasi, didorong terutama oleh lonjakan harga energi, khususnya bensin dan bahan bakar minyak yang memperkuat tekanan harga secara keseluruhan. Di saat yang sama, inflasi inti turut meningkat dan melampaui perkiraan pasar, mengindikasikan tekanan harga yang masih cukup persisten di luar komponen energi dan pangan. Data ini berpotensi memperkuat sikap hawkish The Fed dan mendukung prospek suku bunga yang tetap tinggi dalam waktu lebih lama.

Persediaan minyak AS turun tajam, pasokan tetap ketat. Persediaan minyak mentah AS mencatat penurunan jauh lebih besar dari perkiraan, menandakan kondisi pasokan yang masih ketat meskipun produksi domestik terus meningkat. Di sisi lain, stok distilat juga menurun, sementara persediaan bensin dan minyak di Cushing justru bertambah. Penurunan persediaan minyak mentah ini berpotensi menjadi faktor pendukung bagi harga minyak di tengah kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan global.

Yield UST tertahan meski inflasi AS lebih tinggi dari ekspektasi. Yield Treasury AS tenor 10 tahun relatif stabil setelah data inflasi September menunjukkan tekanan harga yang lebih kuat dari perkiraan, didorong oleh kenaikan harga energi serta inflasi inti yang masih persisten. Data tersebut mendorong pasar meningkatkan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed pada pertemuan bulan ini dan memperkuat narasi higher-for-longer. Namun, kenaikan yield tertahan karena sebagian sentimen hawkish telah lebih dulu tercermin di pasar dalam beberapa pekan terakhir.

Europe

Dukungan Eropa untuk Ukraina berlanjut. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dijadwalkan bertemu PM Inggris Andy Burnham dan para pemimpin Eropa untuk membahas dukungan tambahan bagi Ukraina setelah serangan terbaru Rusia terhadap infrastruktur energi yang menyebabkan pemadaman listrik di sejumlah wilayah.

Yield obligasi Eropa turun, ekspektasi kenaikan suku bunga melunak. Yield obligasi Inggris dan Jerman bergerak lebih rendah seiring berkurangnya ekspektasi pasar terhadap agresivitas kenaikan suku bunga oleh Bank of England serta meningkatnya sikap wait-and-see dari ECB. Investor juga mencermati rilis inflasi AS sebagai petunjuk arah kebijakan The Fed setelah volatilitas di pasar obligasi mulai mereda dalam beberapa hari terakhir. Meski demikian, risiko inflasi yang dipicu harga energi serta tekanan fiskal di sejumlah negara Eropa masih menjadi faktor yang membatasi penurunan yield lebih lanjut.

Asia

Surplus perdagangan China melebar, inflasi meningkat. Surplus perdagangan China meningkat tajam seiring lonjakan ekspor yang didorong kuatnya permintaan global terhadap produk teknologi dan infrastruktur AI, sementara impor juga tumbuh solid sehingga mencerminkan aktivitas ekonomi yang tetap kuat. Di saat yang sama, inflasi konsumen naik tipis terutama didorong oleh kenaikan biaya transportasi dan jasa, meski tekanan harga pangan masih terbatas akibat pasokan yang melimpah. Kombinasi tersebut menunjukkan momentum ekonomi China tetap terjaga di tengah tekanan harga yang masih relatif terkendali.

Yield obligasi Asia turun dipengaruhi ekspektasi kebijakan bank sentral. Yield obligasi pemerintah Jepang dan China bergerak lebih rendah seiring ekspektasi bahwa Bank of Japan belum akan terburu-buru menaikkan suku bunga dalam waktu dekat serta didukung kuatnya kinerja sektor eksternal China. Di Jepang, sikap hati-hati BoJ membantu menjaga sentimen pasar obligasi, sementara di China peningkatan surplus perdagangan memperkuat prospek pertumbuhan ekonomi. Meski demikian, kenaikan harga energi akibat konflik di Timur Tengah masih menjadi sumber tekanan inflasi yang perlu dicermati investor.

BCA Sekuritas | BCA Sekuritas