VOLUME TRANSAKSI MELONJAK, INI PENJELASAN MANAJEMEN ASAHIMAS (AMFG)
Share via
Terbit Pada
29 December 2025
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 04-08-2025, 09:30:am
36251805
IQPlus, (29/12) - Manajemen PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) memberikan penjelasan resmi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait fluktuasi harga dan peningkatan aktivitas transaksi saham Perseroan yang terjadi pada akhir Desember 2025.
Dalam surat balasannya kepada Bursa, Perseroan mencatat adanya lonjakan aktivitas perdagangan pada 23 Desember 2025. Volume transaksi saham AMFG meningkat signifikan menjadi 766.300 saham dengan frekuensi 69 kali, dibandingkan hari bursa sebelumnya yang hanya sebanyak 87.300 saham dengan frekuensi 67 kali.
Secara harga, saham emiten produsen kaca ini ditutup menguat sebesar Rp20 atau naik 0,62% ke level Rp3.270 dari harga penutupan sebelumnya di Rp3.250. Kenaikan ini terjadi di tengah kondisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang justru mengalami penurunan sebesar 61,06 poin pada periode yang sama.
Direktur PT Asahimas Flat Glass Tbk, Christoforus, menegaskan bahwa hingga saat ini tidak terdapat informasi atau fakta material yang dapat memengaruhi nilai efek perusahaan maupun keputusan investasi pemodal.
"Perseroan menegaskan bahwa seluruh informasi material yang relevan telah disampaikan kepada publik sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dan hingga saat ini tidak ada kejadian penting atau rencana aksi korporasi yang belum diungkapkan," tulis manajemen dalam keterbukaan informasi, Senin (29/12/2025).
Lebih lanjut, pihak manajemen juga memastikan bahwa dalam jangka waktu dekat, setidaknya untuk tiga bulan ke depan, Perseroan tidak memiliki rencana untuk melakukan tindakan korporasi yang akan berakibat terhadap pencatatan saham di Bursa.
Terkait kepemilikan saham, setelah melakukan konfirmasi melalui Sekretaris Perusahaan, pemegang saham pengendali dan utama juga menyatakan tidak memiliki rencana terkait kepemilikan saham mereka yang dapat memengaruhi harga saham di pasar. Pihak AMFG berkomitmen untuk terus mematuhi peraturan keterbukaan informasi jika di kemudian hari terdapat perubahan material pada kondisi fundamental perusahaan. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
