VALE INDONESIA DATANGKAN ALAT PENGOLAHAN NIKEL UNTUK PERCEPAT PSN
Share via
Terbit Pada
23 July 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 22-06-2026, 09:22:am
20352806
IQPlus, (23/7) - PT Vale Indonesia mendatangkan autoclave yakni peralatan pengolahan nikel berkarbon rendah dalam rangka mempercepat pengerjaan high pressure acid leaching (HPAL) yang merupakan proyek strategis nasional (PSN) di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng).
"Tambahan alat ini menandai kemajuan signifikan dalam pembangunan fasilitas pengolahan nikel berkarbon rendah yang menjadi bagian dari Indonesia growth project Morowali," kata Presiden Direktur & Chief Executive Officer PT Vale Indonesia Tbk Bernardus Irmanto di Kabupaten Morowali, Kamis.
Alat tersebut, kata dia, merupakan milestone strategis dalam tahapan konstruksi proyek. Sebagai peralatan utama dalam teknologi HPAL autoclave berperan sebagai inti proses pengolahan bijih limonit melalui kombinasi suhu tinggi, tekanan tinggi dan asam sulfat untuk mengekstraksi nikel dan kobalt secara efisien.
Hasil pengolahan tersebut berupa mixed hydroxide precipitate (MHP), material antara yang menjadi bahan baku penting dalam rantai pasok industri baterai kendaraan listrik.
Fasilitas HPAL di Sambalagi, Bungku Pesisir, Morowali dirancang memiliki produksi sekitar 90.000 ton kandungan nikel per tahun dalam bentuk MHP, dengan pasokan bahan baku sekitar 10,4 juta ton bijih limonit per tahun yang berasal dari area pertambangan PT Vale di Bahodopi.
Menurutnya, kedatangan autoclave memungkinkan pengolahan bijih limonit menjadi produk bernilai tambah tinggi yang mendukung rantai pasok global kendaraan listrik.
"Momentum ini mencerminkan komitmen PT Vale bersama para mitra untuk menghadirkan industri pengolahan nikel yang berdaya saing, mengedepankan prinsip keberlanjutan, keselamatan kerja, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi Indonesia dan masyarakat di sekitar wilayah operasi," katanya. (end/ant)
Riset Terkait
Berita Terkait
