TARGETKAN PERTUMBUHAN 10% DI 2025, BELL PERKUAT INOVASI DAN FOKUS PASAR DOMESTIK
Share via
Terbit Pada
26 January 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 21-01-2026, 04:30:pm
02559119
IQPlus, (26/1) - PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL) menargetkan pertumbuhan kinerja sebesar 10% pada 2025 dengan fokus memperkuat inovasi produk serta mempertahankan dominasi pasar domestik. Hal tersebut disampaikan manajemen dalam Paparan Publik Tahunan yang digelar secara virtual pada Selasa (15/4/2025).
Direktur Utama BELL, Karsongno Wongso Djaja, menjelaskan bahwa mayoritas penjualan Perseroan masih berasal dari pasar domestik dengan kontribusi mencapai 94% sepanjang 2024, sementara sisanya berasal dari ekspor yang didominasi pasar Jepang. Perseroan saat ini tidak melakukan ekspor ke Amerika Serikat, sehingga dampak langsung dari kebijakan tarif impor Negeri Paman Sam dinilai tidak signifikan terhadap kinerja perusahaan
Meski demikian, manajemen mencermati potensi dampak tidak langsung berupa membanjirnya produk tekstil impor ke pasar domestik. Untuk itu, BELL menegaskan komitmennya menjaga daya saing melalui inovasi dan produk bernilai tambah.
Dari sisi keberlanjutan, sepanjang 2024 Perseroan telah berinvestasi pada mesin sludge dryer guna menekan limbah cair hasil produksi. Penggunaan teknologi ini mampu mengurangi dampak limbah terhadap lingkungan hingga sekitar 30%, sejalan dengan komitmen BELL terhadap implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG)
Memasuki 2025, BELL menyiapkan belanja modal (capex) sebesar Rp17 miliar. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp12 miliar dialokasikan untuk pembangunan Trisula Innovation Center sebagai fasilitas terintegrasi dari tekstil, desain, garmen hingga ritel. Sementara Rp5 miliar lainnya digunakan untuk ekspansi jaringan ritel melalui penambahan titik penjualan di lokasi strategis
Manajemen menegaskan bahwa strategi utama Perseroan tetap berfokus pada inovasi produk yang bersifat customized, menyasar segmen menengah ke atas dengan mengutamakan kualitas. Pendekatan ini dinilai mampu menjaga margin dan ketahanan bisnis di tengah dinamika nilai tukar dan persaingan industri tekstil nasional.
Dengan strategi tersebut, BELL optimistis dapat menjaga pertumbuhan kinerja yang berkelanjutan sekaligus memperkuat posisinya sebagai pemain tekstil terintegrasi di pasar domestik. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
