BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    KINERJA SOLID DAN BERKELANJUTAN BCA UNTUK DUKUNG PEREKONOMIAN NASIONAL

    Terbit Pada

    27 January 2026

    Saham Terkait

    Terakhir diperbarui: 27-01-2026, 04:30:pm

    02660939

    IQPlus, (27/1) - PT Bank Central Asia Tbk (IDX: BBCA) dan entitas anak mencatat pertumbuhan total kredit 7,7% secara tahunan (YoY) menjadi Rp993 triliun per Desember 2025. Secara rata-rata, pertumbuhan kredit BCA mencapai 10,8% sepanjang 2025. Penyaluran kredit BCA terdistribusi ke berbagai sektor, di antaranya manufaktur, perdagangan, restoran, hotel dan rumah tangga. Hal ini selaras dengan komitmen perseroan mendukung pertumbuhan perekonomian Indonesia. Di sisi pendanaan, dana giro dan tabungan (CASA) naik 13,1% YoY hingga Rp1.045 triliun.

    "BCA berterima kasih kepada seluruh nasabah atas kepercayaan dan dukungannya kepada kami. Hal tersebut menjadi motivasi kami terus bergerak dan berkontribusi bagi ekonomi di seluruh penjuru Tanah Air. Dukungan besar dari pemerintah dan otoritas membantu kami melewati 2025 dan menorehkan kinerja positif. Sepanjang tahun lalu, BCA menyelenggarakan berbagai acara seperti dua kali perhelatan Expo, BCA UMKM Fest, BCA Wealth Summit, dan Gebyar Hadiah BCA. Berbagai kegiatan itu berdampak positif terhadap kinerja BCA, dan menjadi wujud komitmen kami untuk terus hadir serta memenuhi berbagai kebutuhan nasabah dan masyarakat Indonesia," kata Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk Hendra Lembong.

    Dalam siaran pers BCA (27/1) Kredit usaha yang disalurkan BCA tumbuh 9,9% YoY mencapai Rp756,5 triliun per Desember 2025. Penyaluran ini sejalan dengan komitmen BCA dalam mendukung perkembangan dunia usaha nasional. Pembiayaan konsumer terjaga sebesar Rp224,1 triliun, didukung KPR hingga Rp142,3 triliun, dan kredit kendaraan bermotor (KKB) sebesar Rp56,6 triliun. BCA juga mendukung penyaluran KPR subsidi atau FLPP swasta sejak Oktober 2025. Outstanding pinjaman konsumer lain (mayoritas kartu kredit) tumbuh 9,8% YoY menjadi Rp25,2 triliun. Kualitas kredit BCA terjaga, tercermin dari rasio loan at risk (LAR) yang membaik ke 4,8% dibandingkan 5,3% pada tahun sebelumnya. Rasio kredit bermasalah (NPL) terkendali di 1,7% dan pencadangan NPL serta LAR memadai, masing-masing sebesar 183,8% dan 71,6%. Kredit ke sektor-sektor berkelanjutan tumbuh 11,7% YoY menjadi Rp255 triliun per Desember 2025, setara 25,8% terhadap total portofolio pembiayaan. Hal ini didukung meningkatnya pembiayaan ke sektor Energi Baru Terbarukan hingga 2x lipat YoY menjadi Rp6,2 triliun.

    Selain itu, kredit kendaraan bermotor listrik tumbuh 53% YoY mencapai Rp3,6 triliun. BCA telah menghadirkan program Kredit Multiguna Usaha Kartini, menawarkan bunga spesial mulai 3,21% eff. p.a., mendukung komunitas perempuan pengusaha. Per Desember 2025, BCA memiliki 43 ribu lebih debitur perempuan. BCA melakukan berbagai upaya mengurangi emisi karbon, salah satunya melalui pengelolaan limbah dari kegiatan operasional hingga 657 ton. Upaya ini dilakukan bersama dengan inisiatif-inisiatif keberlanjutan lainnya seperti digitalisasi, gedung ramah lingkungan, dan konservasi alam, dengan potensi pengurangan emisi operasional mencapai 5.575 tCO2eq (ton CO2 ekuivalen).

    Per Desember 2025, total DPK BCA tumbuh 10,2% YoY mencapai Rp1.249 triliun. Total frekuensi transaksi BCA pada 2025 naik 17% YoY mencapai 42 miliar. Pada puncaknya, BCA pernah memproses transaksi hingga hampir 300 juta dalam satu hari. Frekuensi transaksi mobile banking dan internet banking tumbuh 19% YoY. Pendapatan bunga bersih (net interest income) BCA tumbuh 4,1% YoY, dan pendapatan selain bunga naik 16% YoY. Secara total, pendapatan operasional BCA naik 5,4% YoY. Rasio cost to income (CIR) membaik dan turut menopang kinerja dan pertumbuhan laba bersih BCA sebesar 4,9% YoY menjadi Rp57,5 triliun.

    "Kami senantiasa berupaya menyediakan produk dan layanan secara optimal untuk memenuhi beragam kebutuhan nasabah dan masyarakat. BCA terus mengembangkan aplikasi myBCA yang pada 2025 dilengkapi berbagai fitur baru, seperti QRIS Tap via NFC Pay untuk pengguna Android, pembayaran zakat, pembelian tiket kereta dan kapal, hingga menambah berbagai valuta asing pada poket valas. Terkini, myBCA dapat diakses di smartwatch berbasis WearOS dan Apple. myBCA juga sudah dilengkapi pengaturan bahasa Mandarin, dan poket rupiah yang bisa dimanfaatkan nasabah untuk mengelola berbagai kebutuhan dalam satu rekening. Kami juga mengimplementasikan penggunaan Artificial Intelligence untuk meningkatkan pelayanan nasabah, mengidentifikasi kebutuhan nasabah secara lebih efektif, memperkuat keamanan dan fraud detection, serta mendorong efisiensi operasional," kata Hendra Lembong.

    Sepanjang 2025, BCA meraih berbagai penghargaan di antaranya dari media internasional Newsweek sebagai World's Most Trustworthy Companies 2025 No. 1 in Banking Sector. Ini kali ketiga beruntun BCA meraih penghargaan itu. Forbes dua kali berturut-turut menobatkan BCA sebagai World's Best Bank in Indonesia. Kemudian, BCA kembali meraih penghargaan World's Strongest Banking Brand 2025 dari Brand Finance. Time Magazine menobatkan BCA sebagai World Best Companies of 2025 in Indonesia. The Asian Banker memberikan penghargaan Strongest Bank in Indonesia for 2025, dan The Best Retail Bank in Indonesia untuk BCA. Tak hanya itu, BCA mendapatkan Financial Literacy Award 2025 dan KEJAR Award 2025 dari Otoritas Jasa Keuangan. Terkini, BCA menjadi juara umum di ajang Annual Report Award 2024 atas kualitas dan transparansi laporan tahunan sesuai regulasi.

    Bakti BCA berkolaborasi dengan TNI hadir di titik-titik terdampak bencana Sumatra, menyalurkan bantuan kemanusiaan, membangun infrastruktur sumur air bersih serta sarana MCK untuk mendukung pemulihan pasca-bencana Sumatra. Pada sektor pendidikan, BCA sudah menyalurkan beasiswa untuk 8.500 pelajar hingga tahun 2025. BCA Berbagi Ilmu telah diikuti lebih dari 16.000 peserta hingga tahun lalu. Mendukung upaya pemerintah menghapus stunting, BCA mendukung program BKKBN untuk tahun ketiga bernilai total USD 1 juta. Per Desember 2025, sebanyak 61 UMKM binaan Bakti BCA memiliki kesepakatan dan potensi ekspor senilai Rp261 miliar dari business matching yang difasilitasi perseroan.

    Pendapatan Desa Bakti BCA dari perluasan akses pasar mencapai Rp5,2 miliar hingga 2025. Pada sektor lingkungan, sampai 2025 Bakti BCA merestorasi 11 titik mata air dan menanam lebih dari 242.000 bibit pohon di wilayah Indonesia. Sekitar 63.000 anak penyu telah dilepaskan dari penangkaran, dan 57 orangutan direhabilitasi. Pada sektor budaya, 125 penenun dari NTT, Baduy, dan Sumatra Utara mendapat pembinaan wastra warna alam. Bakti BCA telah menggelar program Genera-Z Berbakti sebagai wadah mahasiswa untuk live in sebulan di desa-desa binaan Bakti BCA. Empat kelompok mahasiswa dari perguruan tinggi berbeda menjadi pemenang dan membangun inisiatif berdampak bagi masyarakat pada edisi perdana Genera-Z Berbakti. (end)