BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    STRATEGI LIKUIDITAS, OPMS REALISASIKAN PENGALIHAN SAHAM HASIL BUYBACK

    Terbit Pada

    14 January 2026

    Saham Terkait

    Terakhir diperbarui: 12-01-2026, 09:40:am

    01360453

    IQPlus, (14/1) - PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk (OPMS), melaporkan realisasi pengalihan kembali saham hasil pembelian kembali (buyback) kepada masyarakat. Langkah ini merupakan bagian dari upaya perseroan untuk melepas saham treasury yang sebelumnya telah dibeli dari pasar.

    Dalam laporan resmi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia, Direktur OPMS, Rubbyanto Ping Hauw Handaja K, mengungkapkan bahwa perseroan telah menjual sebanyak 234.100 lembar saham pada periode transaksi 31 Desember 2025.

    "Perseroan telah melaksanakan pengalihan saham hasil buyback dengan harga penjualan rata-rata sebesar Rp166,28 per lembar saham," jelas Rubbyanto dalam keterbukaan informasi, Selasa (13/1).

    Dari aksi korporasi tersebut, emiten berkode saham OPMS ini berhasil meraup dana segar senilai Rp38.926.500. Manajemen juga menyatakan bahwa dalam transaksi pengalihan ini, perseroan tidak mencatatkan kerugian dari sisi nilai penjualan.

    Pasca-transaksi ini, OPMS tercatat masih memiliki cadangan saham hasil buyback atau saham treasury yang cukup besar. Hingga akhir Desember 2025, jumlah saham hasil buyback yang belum dialihkan kembali ke pasar mencapai 198.138.900 lembar saham.

    Sesuai dengan regulasi pasar modal, emiten yang melakukan buyback saham memiliki kewajiban untuk mengalihkan kembali saham tersebut dalam jangka waktu tertentu, baik melalui penjualan di bursa, program kepemilikan saham karyawan (MESOP/ESOP), maupun pengurangan modal.

    Langkah OPMS dalam melepas sebagian kecil saham treasury ini diharapkan dapat sedikit menambah likuiditas saham perseroan di pasar reguler, sembari tetap menjaga stabilitas struktur permodalan perusahaan ke depan. (end)