BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

SELESAIKAN TARGET EKSPLORASI, ANAK USAHA FIRE FOKUS REKONSILIASI DATA GEOLOGI DI KUTAI KARTANEGARA

Terbit Pada

20 July 2026

Saham Terkait

Terakhir diperbarui: 25-06-2026, 11:03:am

20054500

IQPlus, (20/7) - PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE) menyampaikan Laporan Eksplorasi periode Juni 2026 atas kegiatan anak perusahaannya, PT Alfara Delta Persada, yang beroperasi di Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur. Penyampaian laporan ini dilakukan dalam rangka memenuhi ketentuan III.3.1 dan III.3.3 Peraturan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) tertanggal 19 Juli 2004 terkait kewajiban penyampaian informasi.

Selama periode Juni 2026, PT Alfara Delta Persada tidak mencatatkan adanya alokasi anggaran maupun biaya kegiatan eksplorasi. Hal tersebut dikarenakan seluruh rangkaian kegiatan eksplorasi infill batubara di Blok M telah selesai pada Agustus 2024, serta eksplorasi lanjutan di Blok N telah rampung dilaksanakan pada Januari 2026. Hingga periode pelaporan ini diterbitkan, perusahaan belum merencanakan agenda eksplorasi lanjutan.

Di samping itu, perusahaan juga melaporkan tidak adanya kegiatan pengeboran eksplorasi baru maupun infill drilling pada Juni 2026. Kegiatan di lapangan dialihkan dan difokuskan pada pemantauan serta evaluasi kondisi geologi rutin pada bukaan tambang (pit) aktif, khususnya di area Blok M dan Blok W.

Fokus kegiatan pemantauan meliputi pengukuran kedudukan lapisan batubara (strike dan dip), penentuan posisi titik pengamatan melalui penembakan survei, pembuatan profil geologi, hingga pengamatan singkapan batubara. Seluruh data lapangan yang diperoleh kemudian direkonsiliasi dengan model geologi yang telah disusun sebelumnya oleh tim operasional.

Berdasarkan hasil pemantauan dan pengawasan langsung yang berada di bawah tanggung jawab Divisi Eksplorasi-termasuk senior geologist, pengawas geologist, dan tim survey-tidak ditemukan adanya perubahan kondisi geologi yang signifikan pada lokasi tambang. Dengan demikian, model geologi yang digunakan saat ini dinilai tetap representatif dan akurat sebagai basis perencanaan serta pengendalian operasional penambangan perusahaan. (end)