BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    RUPIAH SENTUH LEVEL TERENDAH TERHADAP DOLAR AS

    Kategori

    Komoditi

    Terbit Pada

    20 January 2026

    01938910

    IQPlus, (20/1) - Rupiah Indonesia mencapai titik terendah terhadap dolar AS pada hari Selasa karena investor khawatir tentang independensi bank sentral negara setelah Presiden Prabowo Subianto menominasikan keponakannya untuk bergabung dengan Dewan Gubernur Bank Indonesia.

    Rupiah merosot ke 16.985 per dolar AS pada hari Selasa menjelang keputusan kebijakan oleh bank sentral minggu ini, di mana analis memperkirakan BI akan mempertahankan suku bunga. Mata uang ini turun hampir 2 persen pada Januari setelah turun 3,5 persen pada tahun 2025.

    Keponakan Prabowo, Thomas Djiwandono, yang saat ini menjabat sebagai wakil menteri keuangan, adalah salah satu dari tiga calon yang namanya telah diajukan ke parlemen, kata juru bicara presiden Prasetyo Hadi kepada wartawan pada hari Senin.

    Investor khawatir bahwa independensi pembuatan kebijakan moneter di ekonomi terbesar Asia Tenggara mungkin berada di bawah tekanan, karena Prabowo menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen pada tahun 2029 dari sekitar 5 persen saat ini.

    "Mungkin ada spekulasi bahwa karena Thomas akan pergi ke sana, independensi (bank sentral) akan hilang. Saya tidak setuju," kata Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada hari Senin.

    "Begitu mereka menyadari bahwa itu tidak benar, (rupiah) akan menguat,"katanya, menambahkan bahwa kementeriannya dan BI akan menyinkronkan kebijakan fiskal dan moneter untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

    Investor asing melakukan penjualan bersih obligasi pemerintah Indonesia senilai sekitar US$6,4 miliar pada tahun 2025, menambah tekanan pada mata uang karena kekhawatiran atas defisit fiskal Indonesia yang semakin melebar juga memukul sentimen.

    Pada angka 2,92 persen dari PDB, defisit anggaran tahun 2025 merupakan yang terlebar dalam setidaknya dua dekade di luar tahun-tahun pandemi dan mendekati batas yang ditetapkan sebesar 3 persen dari PDB.

    Daniel Tan, manajer portofolio di Grasshopper Asset Management, mengatakan rupiah telah merosot ke level terendah sepanjang masa karena kekhawatiran atas otonomi bank sentral menambah masalah defisit fiskal yang terus berlanjut.

    "Pencalonan (keponakan Prabowo) menambah kekhawatiran yang sudah ada bahwa batas defisit anggaran Indonesia dapat dinaikkan. Pengangkatan terbaru ini menimbulkan lebih banyak keraguan atas independensi BI." (end/Reuters)