BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

RILIS OBLIGASI RP250 MILIAR, ENERGI MEGA PERSADA (ENRG) TAWARKAN BUNGA 8,95%

Terbit Pada

23 July 2026

Saham Terkait

Terakhir diperbarui: 16-07-2026, 04:20:pm

20351941

IQPlus, (23/7) - PT Energi Mega Persada Tbk (EMP atau ENRG) menggelar Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan I Energi Mega Persada Tahap IV Tahun 2026 dengan jumlah pokok sebesar Rp250 miliar pada Kamis (23/7/2026). Penerbitan instrumen surat utang ini merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi Berkelanjutan I perseroan yang menargetkan total penghimpunan dana hingga Rp4 triliun.

Obligasi yang diterbitkan tanpa warkat ini ditawarkan sebesar 100 persen dari nilai pokok dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,95 persen per tahun. Berjangka waktu 370 hari kalender sejak tanggal emisi, pembayaran bunga akan dilakukan secara triwulanan, di mana pembayaran bunga pertama dijadwalkan pada 28 Oktober 2026 dan pelunasan pokok dilakukan secara penuh (bullet payment) bersamaan dengan bunga terakhir pada 8 Agustus 2027.

Seluruh dana hasil penawaran umum setelah dikurangi biaya-biaya emisi akan disalurkan perseroan kepada tiga anak usahanya dalam bentuk pinjaman modal kerja. Alokasi dana tersebut mencakup sekitar 52,69 persen untuk KEIL, 21,78 persen untuk EEES, dan 25,53 persen untuk ETE guna mendukung biaya produksi, sewa fasilitas, bahan bakar, hingga pembayaran kewajiban kepada pemasok hingga 31 Desember 2026.

Dalam aksi korporasi ini, perseroan berhasil mengantongi peringkat "idA+" (Single A Plus) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Penawaran obligasi ini dijamin secara kesanggupan penuh (full commitment) oleh tiga penjamin pelaksana emisi efek, yakni PT Mandiri Sekuritas, PT Sucor Sekuritas yang bertindak sebagai manajer penjatahan, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk, serta PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sebagai wali amanat.

Masa penawaran umum obligasi berlangsung selama satu hari kerja pada 23 Juli 2026, diikuti dengan tanggal penjatahan pada 24 Juli 2026. Selanjutnya, proses pengembalian uang pemesanan dan distribusi obligasi secara elektronik dilaksanakan pada 28 Juli 2026, sebelum akhirnya dicatatkan secara resmi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 29 Juli 2026. (end)