RESTRUKTURISASI KEUANGAN SDMU: KONVERSI UTANG MENJADI SAHAM RESMI DICATATKAN DI BURSA
Share via
Terbit Pada
08 January 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 23-12-2025, 04:20:pm
00738560
IQPlus, (8/1) - Emiten jasa transportasi logistik dan bahan kimia berbahaya, PT Sidomulyo Selaras Tbk (SDMU), resmi mengumumkan hasil pelaksanaan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement.
Dalam aksi korporasinya tersebut, perseroan menerbitkan sebanyak 1.115.466.100 (satu miliar seratus lima belas juta) lembar saham baru Seri B, yang setara dengan 49,56% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan setelah pelaksanaan tersebut.
Berdasarkan laporan resmi yang dirilis pada Kamis (8/1), harga pelaksanaan saham baru ini ditetapkan sebesar Rp55 per lembar dengan nilai nominal Rp50 per saham. Dengan demikian, total nilai dari aksi korporasi ini mencapai kurang lebih Rp61,35 miliar. Tanggal pelaksanaan serta pencatatan saham baru di Bursa Efek Indonesia telah dilakukan secara efektif pada tanggal 6 Januari 2026.
Manajemen SDMU menjelaskan bahwa seluruh saham baru tersebut diambil alih oleh Tjoe Mien Sasminto, yang merupakan pihak terafiliasi dari perseroan. Menariknya, aksi korporasi ini tidak menghasilkan arus kas masuk (cash inflow) bagi perusahaan. Hal ini dikarenakan skema yang digunakan adalah konversi utang, di mana seluruh dana yang dicatat sebagai hasil PMTHMETD merupakan penyelesaian kewajiban utang perseroan kepada Tjoe Mien Sasminto.
Langkah restrukturisasi ini berdampak signifikan pada struktur permodalan perusahaan. Pasca-pelaksanaan private placement, jumlah modal ditempatkan dan disetor SDMU meningkat drastis dari semula 1.135.225.000 lembar saham menjadi 2.250.691.100 lembar saham. Aksi konversi utang menjadi ekuitas ini diharapkan dapat memperbaiki posisi neraca keuangan (balance sheet) perseroan dan mengurangi beban liabilitas di masa mendatang. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
