BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

RESPONS VOLATILITAS TRANSAKSI EFEK, MBTO BUKA SUARA TERKAIT ISU MATERIAL SAHAM

Terbit Pada

07 July 2026

Saham Terkait

Terakhir diperbarui: 11-06-2026, 09:43:am

18751966

IQPlus, (7/7) - PT Martina Berto Tbk dengan kode emiten MBTO memberikan klarifikasi resmi mengenai volatilitas atau fluktuasi tajam yang terjadi pada transaksi efek perusahaan. Penjelasan ini disampaikan oleh jajaran manajemen guna merespons surat permintaan penjelasan yang sebelumnya telah dilayangkan oleh pihak Bursa Efek Indonesia (BEI).

Melalui surat resmi yang dirilis pada Selasa, 7 Juli 2026, Direktur Utama PT Martina Berto Tbk, Bryan David Emil, memberikan keterangannya. Pihak manajemen secara tegas menyatakan tidak mengetahui adanya informasi ataupun fakta material tersembunyi yang dapat memengaruhi nilai efek bursa.

Pernyataan tersebut sekaligus menjawab ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 31/POJK.04/2015. Manajemen menjamin bahwa tidak ada keputusan investasi pemodal yang dipengaruhi oleh informasi internal yang belum dipublikasikan kepada masyarakat luas.

Lebih lanjut, Bryan menjelaskan bahwa produsen kosmetik legendaris ini tidak memiliki agenda untuk melakukan tindakan korporasi dalam waktu dekat. Perusahaan memastikan tidak ada rencana strategis yang akan berakibat terhadap pencatatan saham MBTO di bursa, setidaknya untuk jangka waktu tiga bulan mendatang.

Terkait dengan aktivitas pemegang saham, perseroan juga mengaku tidak mendeteksi adanya aktivitas mencurigakan atau perubahan kepemilikan. Hal ini didasarkan pada regulasi OJK Nomor 4 Tahun 2024 tentang Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka.

Sebelum merilis surat tanggapan ini, Sekretaris Perusahaan dilaporkan telah menanyakan langsung perihal fluktuasi ini kepada pemegang saham utama. Hasil konfirmasi menunjukkan bahwa tidak ada rencana apa pun dari pemegang saham utama terkait kepemilikan saham mereka di perseroan.

Sebagai penutup, manajemen Martina Berto Tbk meyakinkan publik bahwa tidak ada kejadian penting lainnya yang dapat mengancam kelangsungan hidup perusahaan. (end)