PT TIMAH WUJUDKAN RUMAH LAYAK HUNI DI KUNDUR BARAT
Share via
Terbit Pada
03 July 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 02-07-2026, 01:34:pm
18349086
IQPlus, (3/7) - Momen peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi kebahagiaan tersendiri bagi Irwan (56), seorang nelayan asal Bukit Senang, Desa Gemuruh, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun karena mendapatkan hadiah dari PT TIMAH (Persero) Tbk dan Polres Karimun.
Setelah hampir dua tahun tidak dapat menempati rumahnya karena mengalami kerusakan parah, kini Irwan bersama keluarganya akhirnya kembali memiliki hunian yang aman dan layak berkat bantuan renovasi rumah dari PT TIMAH (Persero) Tbk bersama Polres Karimun.
Rumah yang sebelumnya dalam kondisi memprihatinkan itu mengalami kerusakan di hampir seluruh bagian bangunan. Kayu-kayu penyangga telah lapuk dimakan rayap, atap yang sudah rusak, sementara pintu dan jendela juga tidak lagi layak digunakan. Kondisi tersebut membuat rumah peninggalan orang tuanya itu tidak bisa ditempati.
Menurut Irwan, kondisi rumahnya sudah hampir dua tahun tidak bisa ditempati karena atapnya telah runtuh. Demi keselamatan keluarga, ia memilih meninggalkan rumah karena khawatir bangunan akan roboh sewaktu-waktu dan tinggal di rumah anaknya.
"Hampir dua tahun rumah ini tidak bisa digunakan. Atapnya sudah runtuh, bukan sekadar bocor lagi. Sekarang kami bisa kembali tinggal di rumah sendiri. Rasanya jauh lebih nyaman dan tenang," tuturnya.
Ia mengatakan, usulan bantuan renovasi rumah telah diajukan sekitar dua tahun lalu. Saat mendapat kabar rumahnya akan direhabilitasi, ia mengaku sangat terharu.
"Saya tidak menyangka rumah ini akan direnovasi. Kami sudah mengajukan sekitar dua tahun yang lalu, akhirnya mendapat tanggapan dan direhab. Rasanya seperti mimpi melihat rumah ini sekarang sudah bagus," katanya.
Irwan yang sehari-hari mencari nafkah sebagai nelayan mengaku tidak pernah menyangka rumahnya akan direnovasi. Dengan penghasilan yang tidak menentu, ia mengaku kesulitan memperbaiki rumahnya secara mandiri.
"Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja kadang cukup, kadang tidak. Jadi kami benar-benar bersyukur mendapat bantuan ini," ungkapnya. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
