BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

PT TIMAH SERAHKAN BANTUAN DI YAYASAN KELENTENG KELAPA KAMPIT BELITUNG TIMUR

Terbit Pada

31 August 2026

Saham Terkait

Terakhir diperbarui: 02-07-2026, 01:34:pm

24251144

IQPlus, (31/8) - Momentum Sembahyang Rebut di Klenteng Hok Tek Che di Kecamatan Kelapa Kampit, Kabupaten Belitung Timur, turut diisi dengan kegiatan sosial berupa pembagian bantuan pangan kepada masyarakat yang membutuhkan. Dalam kegiatan ini, PT TIMAH (Persero) Tbk menyerahkan bantuan satu ton beras kepada Yayasan Kelenteng Kelapa Kampit untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat.

Bantuan tersebut diberikan untuk mendukung rangkaian Sembahyang Rebut yang berlangsung pada 26-28 Agustus 2026 di Kelenteng Pering dan Kelenteng Hok Tek Che.

Pengurus Yayasan Kelenteng Kelapa Kampit, Rina Chandra, mengatakan kegiatan sosial menjadi salah satu bagian dari rangkaian Sembahyang Rebut. Bantuan yang terkumpul dari berbagai pihak selanjutnya dibagikan kepada warga yang membutuhkan.

"Dalam rangkaian Sembahyang Rebut ini, kami juga melaksanakan kegiatan sosial dengan membagikan bantuan beras kepada masyarakat yang membutuhkan," kata Rina.

Ia menjelaskan, bantuan satu ton beras dari PT TIMAH menjadi bagian dari bantuan yang dihimpun bersama sejumlah pihak lainnya. Bantuan tersebut kemudian disalurkan kepada masyarakat di Kecamatan Kelapa Kampit.

Penerima bantuan berasal dari berbagai kalangan, terutama masyarakat yang membutuhkan, seperti lansia, nelayan, janda, dan warga kurang mampu.

"Bantuan dari PT TIMAH dan donatur lainnya kami salurkan kepada masyarakat di Kecamatan Kelapa Kampit, terutama lansia, nelayan, janda dan masyarakat yang membutuhkan," ujarnya.

Menurut Rina, kegiatan berbagi tersebut telah menjadi tradisi sosial yang dilakukan secara rutin setiap tahun. Sejak 2015, Yayasan Kelenteng Kelapa Kampit terus melaksanakan pembagian bantuan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekitar.

Ia mengatakan kegiatan tersebut semakin memiliki arti penting karena sebagian masyarakat masih menghadapi tekanan ekonomi dan membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Dari tahun ke tahun kami melaksanakan kegiatan sosial ini. Sekarang kondisi ekonomi cukup sulit, sehingga masyarakat yang mendapatkan bantuan tentu merasa terbantu," katanya.

Selain menjadi bagian dari tradisi keagamaan, Sembahyang Rebut juga menjadi momentum bagi masyarakat untuk berbagi dan mengungkapkan rasa syukur. Karena itu, kegiatan sosial sengaja dihadirkan dalam rangkaian acara agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.

"Rangkaian Sembahyang Rebut ini merupakan kegiatan ucapan syukur. Di dalamnya juga ada momentum untuk berbagi bersama masyarakat," jelasnya. (end)